Fahira Idris: Anggota DPR Pendukung Miras Perlu Dicek Kesehatan Jiwa Dan Pikirannya

Ketua Komite III DPD RI, Fahira Idris mengatakan, RUU Larangan Minuman Beralkohol (LMB) yang sudah dibahas bertahun-tahun oleh Pansus ditargetkan disahkan pada Juni 2016. Namun, hingga detik ini tidak jelas perkembangannya.

Menurut Fahira, pengesahan RUU LMB yang molor bertahun-tahu sudah membuktikan bahwa banyak fraksi yang tidak sepakat miras menjadi barang terlarang. Begitu juga perluasan pemidanaan zina yang hingga detik ini masih ada fraksi yang menginginkan hanya untuk mereka yang sudah terikat perkawinan saja atau sama dengan yang diatur dalam KUHP yang ada saat ini.

“Jika ada anggota atau fraksi DPR yang setuju miras dijual di warung-warung mungkin perlu dicek kesehatan jiwa dan pikirannya. Selain itu, menganggap perzinahan sesama jenis dan mereka yang belum terikat perkawinan tidak bisa dipidana, sama saja Anda melegalkan hubungan intim sesama jenis, kumpul kebo dan seks bebas. Ini sama saja mengajak ‘perang’ umat,” tegas Fahira Idris yang juga Ketua Gerakan Nasional Anti Miras, lansir RMOL, Ahad (21/1/2018).

Dia mengharapkan semua elemen bergerak mengawasi pembahasan RUU LMB dan RUU KUHP dengan memusatkan perhatiannya tidak hanya kepada DPR, tetapi juga kepada pemerintah.

Masyarakat, tandas Fahira, harus terus bersuara mengingatkan DPR dan pemerintah untuk tidak main-main dalam membahas kedua RUU ini.

“Sekali saya mau ingatkan DPR dan pemerintah untuk bijak dalam membahas kedua RUU ini, terlebih ini menjelang Pemilu 2019. Jangan membuat kegaduhan baru dengan memutuskan pasal-pasal yang kontraproduktif di kedua RUU ini,” pungkas Fahira.

Sumebr : arrahmah.com

Rektor UI Imbau Masukan LGBT Sebagai Pidana

Rektor Universitas Islam Indonesia Yogyakarta Nandang Sutrisno mengimbau DPR RI memasukkan tindakan lesbian, gay, biseksual, dan transgender (LGBT) sebagai perbuatan tindak pidana yang harus diberikan hukuman berat.

“Imbauan itu kami sampaikan karena DPR memiliki tugas dan wewenang untuk menyusun Program Legislasi Nasional (Prolegnas) serta membahas rancangan undang-undang (RUU) termasuk RUU Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP),” kata Nandang, di Yogyakarta, Senin (22/1/2018), lansir Antara.

Menurutnya, selama ini hukum positif (hukum nasional yang berlaku) belum mengatur terkait kriminalisasi terhadap pelaku LGBT sebagai tindak pidana, kecuali tindak pidana lain yang lebih spesifik sifatnya telah diatur dalam undang-undang (UU).

Tindakan LGBT, lanjut Nandang, merupakan gaya hidup yang meresahkan masyarakat dan membahayakan moral, serta potensial menyebarkan infeksi penyakit HIV/AIDS. Selain itu, semua agama tidak membenarkan tindakan LGBT.

Oleh karena itu, tegasnya, Universitas Islam Indonesia (UII) sebagai institusi pendidikan tinggi yang bertanggung jawab terhadap moralitas generasi penerus bangsa mengecam terhadap upaya pelegalan keberadaan LGBT di Indonesia.

“Pelegalan keberadaan LGBT bertentangan dengan ajaran agama Islam, nilai-nilai sosial masyarakat Indonesia, merusak harkat derajat kemanusiaan, dan sumber penularan penyakit mematikan seperti HIV/AIDS,” tandas Nandang.

UII juga mengimbau masyarakat untuk memberikan “hukuman sosial” terhadap para pelaku LGBT dan pendukungnya, serta memberikan “hukuman politik” terhadap partai politik yang mendukung LGBT, dengan cara tidak memilihnya baik dalam pemilu maupun pilkada.

“Kami juga mengimbau para pelaku LGBT untuk segera bertobat dengan sungguh-sungguh serta merehabilitasi diri dari kecanduan gaya hidup LGBT baik secara psikologis maupun medis,” pungkasnya.

Sumber : arrahmah

Kemenag Usul Ongkos Haji Di Naikkan …

Kementerian Agama mengusulkan kenaikan ongkos ibadah haji 2018 sebesar Rp 900.670 atau 2,58 persen dari BPIH tahun 2017.

Usulan tersebut disampaikan Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin pada rapat kerja dengan Komisi VIII DPR RI di Gedung DPR, Jakarta, Senin (22/1/2018).

Sebagaimana dilansir Teropong Senayan, Lukman mengatakan dalam presentasinya bahwa kenaikan tersebut menyikapi adanya pemberlakukan peraturan dari Pemerintah Arab Saudi dan Kementerian Agama akan meningkatkan pelayanan ibadah haji, maka beberapa komponen biaya langsung dari BPIH akan mengalami perubahan.

Perubahan tersebut meliputi, adanya kenaikan biaya penerbangan pada jemaah haji, penyesuaian PPN 5 persen, perubahan pola pemondokan bagi jemaah haji di Madinah, serta penambahan fruekuensi konsumsi.

Lukman menjelaskan, biaya pemondokan mengalami kenaikan menjadi 1.000 SAR (Saudi Arabia Riyal) per jemaah.

“Tapi, kompensasinya jemaah mendapat tambahan snack pada pagi hari dari 25 kali menjadi 50 kali,” katanya.

Lukman juga memapaparkan, dengan adanya perubahan beberapa komponen biaya langsung dari BPIH, maka Kementerian Agama mengusulkan kenaikan BPIH sebesar Rp 900.670 atau dari Rp 34.899.312 pada tahun 2017 menjadi Rp 35.790.982 pada tahun 2018.

Beberapa anggota Komisi VIII DPR RI, meminta kepada Pemerintah melalui Menteri Agama agar dapat melobi Pemerintah Arab Saudi untuk memberikan dispensasi bagi jemaah haji Indonesia, karena jemaah haji Indonesia adalah jemaah dengan jumlah terbesar dari seluruh negara di dunia.

Sementara itu, anggota Komisi VIII DPR RI, Asli Chaidir mengatakan agar Kementerian Agama dapat meninjau ulang usulan kenaikan BPIH, dengan pertimbangan calon jemaah haji sudah sangat lama menunggu dan sudah menyetorkan dana haji.

“Saya mengusulkan BPIH tahun 2018 sama dengan BPIH tahun 2017,” kata Chaidir.

Sumber : arrahmah

Alhamdulillah, Semakin Hari Semakin Banyak Perempuan Spanyol Yang Tertarik Pada Islam

Sebuah website Spanyol Lapurbontia melaporkan: bahwa Maria Mercedes, 23 tahun memeluk Islam setelah kembali dari liburan selama sebulan yang dihabiskan di Mesir.

Maria tidak hanya mengucapkan dua kalimat syahadat saja, tetapi juga merubah namanya menjadi “Aisha”, nama yang disukainya sejak berumur 16 tahun, karena itu nama istri Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam.

Situs tersebut melaporkan bahwa kehidupan, “Aisha” sebelumnya penuh dengan kontradiksi, terutama dalam bidang pekerjaan, tetapi dia menemukan bahwa ada kesamaan antara Injil dan Qur’an, tetapi menemukan banyak jawaban dalam Al-Qur’an atas permasalahan yang dahulu dicarinya, sehingga dia lebih memilih memeluk Islam dan banyak membaca tentang kehidupan Nabi shallallahu ‘alaihi wasalla dan istri-istri beliau.

Perlu disebutkan bahwa Aisha menikah dengan Saif Jawaz, pria berkebangsaan Yunani, yang lebih dahulu telah mengumumkan keislamannya juga, dan mereka telah dikaruniai dua orang anak, yang pertama berumur tujuh tahun dan yang kedua sepuluh bulan, dengan demikian mereka juga memeluk Islam.

Website tersebut juga melaporkan bahwa Aisha menyatakan kebanggaannya sebagai seorang Muslimah dan memakai jilbab.

Wanita Spanyol lain masuk Islam:

Sebelumnya, seorang wanita Katolik berkebangsaan Spanyol lain memeluk Islam, dan menjadi ketua persatuan wanita Muslimat di Spanyol, mengisyaratkan bahwa mereka memilih Islam karena memberikan lebih banyak hak kepada mereka.

Koran Turki dalam edisi berbahasa Inggrisnya “Hurriyet” melakukan wawancara dengan “Laura Rederiggs” yang menunjukkan bahwa dia memilih Islam karena memberikan hak-hak kepada wanita lebih banyak dari yang diberikan Katolik, Islam memberikannya hak dalam pendidikan, hak-hak hukum dan kebebasan pribadi. “

Dia menambahkan: “wanita Katolik tidak bisa berkomunikasi dengan Allah secara langsung … misinya hanya melahirkan anak, dan tidak punya hak untuk bercerai, sebagaimana mengontrol kelahiran juga dilarang.”

Dan “Laura” berusaha membela hak-hak umat Islam di Spanyol, dan sangat mengkritisi sikap media masa di sana terhadap Islam, dimana mereka selalu menyerang dengan tuduhan kepada para imigran muslimin.(kk/voi)
Sumber : eramuslim

Ingin Bisa Menghilang dan Terbang, Pria Ini Nekat Melakukan Ini …

Warga sekitar Tempat Pemakaman Umum Mbeji, Kelurahan Mertasinga, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, mendadak geger. Itu setelah makam bayi yang baru 40 hari dikubur dibongkar pelaku misterius.

Kepala Kepolisian Resor Cilacap Ajun Komisaris Besar Djoko Julianto mengatakan, kuburan bayi itu diketahui telah terbongkar secara paksa pada Jumat (12/1) pekan lalu.

”Pelakunya akhirnya bisa kami tangkap. Adapun yang hilang dari dalam makam itu adalah kain kafan milik bayi itu,” kata Djoko Julianto seperti dilansir Antara, Selasa (16/1/2018).

Ia menjelaskan, pembongkaran makam bayi itu kali pertama diketahui seorang warga bernama Dul Aspar.

Dul ketika itu kebetulan tengah melintasi lokasi makam, Jumat subuh sekitar pukul 05.30 WIB. Ia kaget karena melihat makam bayi malang itu dibongkar paksa. Ia segera melapor ke Polsek Cilacap Utara.

Ia mengatakan, anggota Polsek Cilacap Utara segera mendatangi pemakaman umum tersebut untuk mengecek dan melakukan olah tempat kejadian perkara.

“Makam yang dibongkar adalah makam seorang bayi perempuan bernama Khusnulkhotimah, anak dari pasangan Tasiwan dan Karsiyah, warga Kelurahan Mertasingga, Kecamatan Cilacap Utara,” ungkapnya.

Menurut dia, bayi tersebut meninggal dunia saat dilakukan persalinan di salah satu rumah bersalin Cilacap sekitar 40 hari yang lalu.

Ia menjelaskan, untuk memastikan kondisi mayat bayi, petugas dari Polsek Cilacap Utara dan Inafis Satuan Reserse Kriminal Polres Cilacap dan dibantu warga membongkar makam tersebut.

Setelah makam tersebut dibongkar dan dilakukan pengecekan yang disaksikan oleh keluarga, diketahui bahwa kondisi mayat bayi masih dalam keadaan utuh meskipun sebagian kain kafannya hilang.

Oleh karena itu, lanjut dia, mayat bayi tersebut dimakamkan kembali di tempat semula.

“Kami langsung melakukan penyelidikan untuk mengetahui pelaku dan motif pembongkaran makam,” ujarnya.

Kapolres mengakui jika saat ini, pihaknya telah menangkap seorang pria bernama Resi yang diduga sebagai pelaku pembongkaran makam bayi tersebut.

Menurut dia, pria itu juga pernah ditangkap karena melakukan pembongkaran sejumlah makam di Cilacap beberapa tahun lalu. “Yang bersangkutan masih dimintakan keterangan,” ucapnya.

Ingin Bisa Menghilang dan Terbang
Kasus pembongkaran makam dan pencurian kain kafan bayi perempuan yang telah dikubur 40 hari di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Mbeji, Cilacap Utara, Cilacap, terungkap tak lama usai peristiwa terjadi.

Resi alias RS (30) ditangkap pada Jumat, 12 Januari 2018 di sekitar Terminal Bus Cilacap, atau hanya selang beberapa saat setelah polisi mengolah Tempat Kejadian Perkara (TKP) pencurian kain kafan bayi.

Kepala Polres Cilacap, AKBP Djoko Julianto, mengatakan pelaku telah mengakui membongkar makam secara paksa. Pelaku mencuri kain kafan dan tali pengikat jenazah bayi untuk sebuah alasan yang tak masuk akal.

Tersangka, RS, mengaku tengah mempelajari sebuah ritual ilmu hitam agar bisa menghilang. Pencurian kain kafan dan tali pengikat itu, menurut pengakuan tersangka, diajarkan oleh gurunya saat bertemu di gua.

“Pelaku pencurian kain kafan bernama RS, warga Sidanegara Cilacap tengah Kabupaten Cilacap,” ucap Djoko, dalam keterangan tertulis, Selasa, 16 Januari 2018.

Pengungkapan kasus ini pun terhitung mudah. Selain dari keterangan saksi-saksi, kasus serupa juga pernah terjadi sekitar empat tahun lalu dengan RS sebagai pelaku tunggal.

Tak pelak, kecurigaan polisi pun mengarah pada sosok pengangguran ini. Motif pencurian kain kafan dan tali pengikat mori pun diduga sama dengan kejadian serupa empat tahun lalu.

Polres Cilacap telah berkoordinasi dengan bagian psikologi dan rumah sakit Bhayangkara mengetes kejiwaan pelaku. Diduga pelaku mengalami gangguan jiwa.

Pasalnya, sebelumnya, pelaku juga sudah melakukan perbuatan serupa pada tahun 2013 dengan membongkar makam dan mengambil kerangka manusia untuk menyempurnakan ilmu sesat yang dipelajarinya.

Sumber : CerpenHati

Kelor Bikin Heboh Amerika dan Disebut Pohon Ajaib, Seberapa Ajaibkah Tanaman Ini?

Sering kali kita mendengar ungkapan “dunia tidak selebar daun kelor”. Memangnya seberapa lebarnya sih daun kelor itu?

Kita juga sering mendengar bahwa daun kelor dijadikan sebagai “alat” untuk “mematikan” orang yang mempunyai “kesaktian”. The Guardian, dalam laporannya pada Minggu (7/1) kemarin, menyebut tanaman ini sebagai “miracle tree” alias “pohon ajaib”.

“(Pohon kelor) seluruh bagiannya bisa dimakan, mulai dari akar sampai kulit kayunya, tumbuh dengan cepat dan tahan kekeringan, dengan benih yang dapat menjernihkan air, ini adalah sumber berharga di banyak tempat, yang oleh Organisasi Pangan dan Pertanian PBB disebut sebagai ‘hasil panen bulan ini’,” tulisnya.

Seperti apa sih tanaman kelor, mungkin di antara kita banyak yang belum mengenalnya. Tanaman bernama latin Moringa oleifera ini tergolong tanaman tahunan yang biasanya tumbuh liar.

Tumbuhan ini diduga asli dari kawasan barat pegunungan Himalaya dan India, kemudian menyebar hingga ke Benua Afrika dan Asia-Barat.

Di Jawa, kelor biasa tumbuh sampai pada ketinggian 300 m di atas permukaan laut. Tanaman ini sanggup tumbuh di kawasan tropik yang lembap juga di daerah panas, bahkan tanah kering, karena tidak rakus “makan” pupuk (unsur hara).

Karenanya, kelor cocok sebagai tanaman “pioner” untuk penghijauan dan pemulihan tanah gersang. Di lahan kebun, tanaman kelor biasa digunakan sebagai pagar hidup. Sosok batang pokoknya tidak lurus betul, melainkan sedikit membengkok dan bercabang, dan ini bermanfaat sebagai pohon pendukung untuk tanaman merambat, seperti sirih atau lada.

Cara menanamnya sangat mudah, hanya dengan menancapkan setekan batang atau menyemai bijinya yang sudah tua, akan tumbuh tanaman baru. Kelor tergolong cepat besar alias bongsor. Tingginya bisa mencapai 3 m. Bila dibiarkan bisa mencapai 8 – 12 m.

Tanaman Multifungsi
Hampir setiap bagian dari tanaman kelor dapat dimanfaatkan, termasuk akarnya. Bisa sebagai bahan kertas, bahan kosmetik, bahan minyak pelumas, obat tradisional, dan sebagai sumber pangan.

Bunga kelor pun dapat dimasak, selain menyediakan nektar bagi lebah madu. Di masyarakat kita, daun, bunga, dan buah kelor muda biasanya dimasak sayur bobor atau sayur bening. Rasanya? Sedap, meski ada sedikit rasa pahitnya.

Di India, buah kelor dimasak kari dan diawetkan dalam kaleng untuk dijual di supermarket. Menurut laporan Michael D. Benge, dari Badan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi AS, di Washington DC, tahun 1987, daun kelor memiliki kadar vitamin A dan C yang cukup tinggi.

Selain itu, daun kelor juga dikenal kaya kalsium (Ca) dan zat besi (Fe). Juga sumber fosfor yang baik. Buah mudanya berkadar air tinggi dan kandungan proteinnya tinggi.

Meskipun daun kelor mengandung zat besi tingkat tinggi, sebuah penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Federation of American Societies for Experimental Biology menemukan bahwa bioavailabilitasnya (jumlah yang memasuki sirkulasi tubuh) sangat rendah.

Sebenarnya, kandungan asam phytic-nya “nampaknya sangat menghambat penyerapan zat besi yang ada pada komponen makanan lainnya”. Dari jurnal tersebut juga dikatakan bahwa kualitas anti-inflamasi dari ekstrak daun kelor, mungkin lebih manjur daripada madu dan kunyit.

Biji buahnya yang tua dan kering menyimpan kadar minyak (lemak) nabati 25 – 40%. Komposisi asam lemaknya meliputi, asam oleat, asam linoleat, asam eiokosanoat, asam palmitat, asam stearat, asam arakhidat, dan lainnya.

Kalau daun dan buah mudanya dapat langsung disayur, biji kelor tua bisa untuk bahan baku pembuatan obat dan kosmetika. Minyak pelumas yang digunakan oleh tukang arloji pun bisa diproduksi dari biji kelor.

Bukan hal baru bila daun kelor dimanfaatkan sebagai tanaman obat, seperti berikut ini pemanfaatannya:

  • Mempercepat penyembuhan luka. Daun kelor ditumbuk halus lalu ditorehkan pada luka. Ini karena kelor mengandung semacam zat antibiotik.
  • Penurun panas akibat demam. Daun kelor ditumbuh lalu digunakan sebagai obat kompres.
  • Obat beri-beri dan bengkak. Daun kelor dicampur bersama kulit akar pepaya, kemudian dihaluskan, digunakan seabgai obat luar (bobok).
    Obat kulit. Daun kelor ditambah kapur sirih, bisa untuk penyakit kurap dan sejenisnya.
  • Air rebusan akarnya konon ampuh untuk obat rematik, epilepsi, antiskorbut, diuretikum, hingga obat kencing nanah. Juga pengobatan malaria, mengurangi rasa sakit, dan menurunkan tekanan darah tinggi.
  • Daun kelor juga bisa dipakai untuk penurun tekanan darah tinggi, diare, kencing manis, dan penyakit jantung.
  • Sakit kepala dan rematik. Akar kelor secukupnya dicampur dengan air, kemudian ditumbuk hingga berbentuk pasa. Oleskan pada pelipis dan belakang telinga. Pada penderita rematik, oleskan pasta tersebut pada bagian yang terasa nyeri. Diborehkan 3x sehari.
  • Malahan, kalangan masyarakat tertentu memanfaatkan daun kelor untuk mengobati mata ayam yang terluka sehabis bertarung. Satu-dua tetes getah kelor untuk mempercepat penyembuhan lukanya. Bahkan, mata kambing yang belekan dan rabun pun bisa normal setelah ditetesi getah kelor yang berwarna kuning itu.

Menjernihkan Air

Seperti pernah dipublikasikan New Scientist (Desember 1983), biji kelor digunakan untuk menjernihkan air sungai keruh berlumpur di Sudan dan Peru. Biji kelor juga memiliki kemampuan antibakteri.

Bahkan Jurusan Teknik Lingkungan ITB dan Fakultas Kehutanan Universitas Mulawarman di Samarinda pun menggunakannya untuk menjernihkan air permukaan (sungai, danau, kolam). Biji kelor juga dimanfaatkan sebagai bahan koagulan (bioflokulan) dalam proses pengolahan limbah cair pabrik tekstil.

Biji kelor ini mengandung zat aktif rhamnosyloxy-benzilisothiocyanate, yang mampu mengabsorbsi dan menetralisir partikel-partikel lumpur serta logam dalam air limbah atau air keruh.

Sekalipun air keruh kecokelatan penuh partikel lumpur bisa menjadi jernih dan layak dikonsumsi berkat biji kelor. Meski aroma khas kelor masih terasa. Namun, dengan menambahkan butiran arang (sebaiknya dibungkus kain supaya tidak bertebaran) ke dalam bak penampungan air akan menyerap aroma langu kelor.

Menangkal Black Magic

Di sebagian kalangan masyarakat di Jawa, tanaman kelor sering digunakan sebagai campuran air untuk memandikan jenazah. Ini dimaksudkan untuk membuang ajimat yang masih melekat pada jasadnya.

Manfaat lain dari tanaman kelor, masih menurut kepercayaan tertentu, bisa sebagai penangkal kekuatan magis, ilmu hitam atau guna-guna, serta ajimat kesaktian. Caranya, cukup dengan mengibas-ibaskan setangkau daun kelor ke bagian muka korban. Atau air rendaman kelor disiramkan ke sekujur tubuhnya.

Konon, bersama bahan-bahan lain, seperti pala, bawang merah, bawang putih, dan lainnya, kelor bisa dibuat bedak pupuk untuk sarana mengobati orang kurang waras. Termasuk orang yang kesurupan akan kembali “waras”.

Tidak percaya? Boleh-boleh saja kok…

Sumber : Cerpenhati 

Kesal Karena Sering Dilirik dan Digoda Orang, Pria Ini Nekat Ceraikan Istrinya Yang Cantik Binti Semlohai

Cemburu itu perlu, tapi jangan berlebihan. Sungkowo, 35, dari Surabaya ini contohnya. Karena terlalu cemburu gara-gara bininya suka dilirik orang, rumahtangga jadi sering cekcok. Karena istrinya, Indri, 30, sempat purik tinggalkan rumah, akhirnya Sungkowo memilih bercerai saja. Bini cantik makan hati, katanya.

Lelaki cap apapun selalu mendambakan beristri wanita yang cantik dan semlohai seperti pemain bintang sinetron sejuta episode. Padahal ketika cita-cita itu kesampaian, tak semuanya berujung bahagia.

Jika tak bisa mengendalikan emosi dan cemburu, berbini cantik justru selalu makan hati. Apakah kalau begitu lebih baik kawin saja sama Limbuk atau Cangik?

Sungkowo sebetulnya termasuk lelaki mujur. Wajah pas-pasan, cenderung standar belum pakai velg racing, tapi berhasil memiliki istri yang secantik bidadari yang baru blusukan ke bumi.

Teman-temannya pun suka bingung apa resepnya bisa berbini istimewa itu. Jawab Sungkowo sepele saja, “Yang penting kamu santun, seiman dan okeh ngoceh!”

Tapi apakah karena bini cantik itu menjadikan Sungkowo bahagia lahir batin? Ternyata tidak. Dari kepuasan lahir memang terpenuhi, karena ibarat makan selalu dapat nasi putih menul-menul yang tersaji di piring kembang. Maka tak mengherankan, baru 5 tahun menikah anak sudah tiga, maklum produksi perusahaan digeber terus!

Tapi batin Sungkowo sangat menderita. Pasalnya, setiap ngajak bini jalan-jalan keluar rumah, di jalan istrinya selalu dilirak-lirik lelaki. Rasanya dia ingin nyuleg mata lelaki yang mata keranjang itu. Tapi apa alasannya? Wong dia melirik sampai jereng pun juga pakai mata sendiri, bukan pinjam punya orang.

Yang suka bikin Sungkowo tambah sebel, Indri istrinya terlalu ramah sama orang. Gampang senyum, tertawa, pokoknya selalu ceria di depan publik. Sungkowo sering mengingatkan, jangan terlalu memberi hati pada lelaki.

Tapi alasan istrinya, itulah bagian dari kiat pergaulan dan bermasyarakat. “Pergaulan, pergaulan…., lama-lama kamu digauli baru rasa!” kata Sungkowo kesal sekali.

Puncak kecemburuan itu terjadi sebulan lalu, ketika teman SMA Indri main ke rumah dan kemudian pada selfi. Habis itu kok lain hari sering kontak-kontakan. Sungkowo mengingatkan bahayanya intervensi perusahaan asing, tapi ujung-ujungnya malah ribut. “Kalau begini mendingan kita cerai sajalah.” Kata istri kesal.

Habis itu Indri benar-benar purik, kembali ke rumah orangtuanya. Itu bukan hanya sehari dua hari, tapi berminggu-minggu. Tentu saja sebagai suami Sungkowo jadi kelimpungan, karena ibarat Vespa lama tak “ngetap olie”.

Pernah disusul ke rumah mertua di Benowo, tapi Indri tetap tak mau pulang. Yakin bahwa istri sudah tak mau diajak gabung kembali, akhirnya dia menggugat cerai ke Pengadilan Agama Surabaya. Dia sudah merelakan bila Indri nanti dipersunting lelaki lain.

Sumber : Cerpenhati

Harta Penuh Berkah Itu Memiliki Empat Ciri Seperti Ini

Harta merupakan hal yang diinginkan manusia, tahukah anda apakah harta anda berkah atau tidak,, jika harta yang anda miliki itu berkah pastinya akan memiliki empat ciri ini..

“Sesungguhnya Allah Maha baik, dan tidak menerima kecuali yang baik…” (HR. Bukhari Muslim).

HADIST ini menjelaskan bahwa harta yang berkah adalah harta yang disenangi Allah. Ia tidak harus banyak. Sedikit tapi berkah lebih baik daripada yang banyak tetapi tidak berkah. Untuk mendapatkan keberkahan harta harus halal. Karena Allah tidak mungkin memberkahi harta yang haram.

Allah SWT dalam surat Al Maidah ayat 100 menjelaskan bahwa tidaklah sama kwalitas antara harta haram dengan harta halal, sekalipun harta yang haram begitu menakjubkan banyaknya. Sekali lagi tidaklah sama antara harta halal dengan harta haram. Harta haram dalam ayat di atas, Allah sebut dengan istilah khabits.

Kata khabits menunjukkan sesuatu yang menjijikkan, seperti kotoran atau bangkai yang busuk dan tidak pantas untuk dikonsumsi karena akan merusak tubuh: secara fisik maupun mental. Tidak ada manusia yang mau memakan kotoran dan yang busuk. Sementara harta halal disebut dengan istilah thayyib, artinya baik, menyenangkan dan sangat membantu kesehatan fisik dan mental jika dikonsumsi.

Ada beberapa ciri yang menunjukan keberkahan harta
1. Menambah ketakwaan

Firman Allah dalam Surat Almaidah ayat 100, “Tidak sama yang buruk (harta yang haram) dengan yang baik (harta halal), meskipun banyaknya yang buruk itu menarik hatimu, maka bertaqwalah kepada Allah hai orang-orang berakal, agar kamu mendapat keberuntungan.”

Dalam ayat ini, setelah Allah menegaskan pentingnya kwalitas harta halal, Alalah Yang Maha Kaya lalu memerintahkan, untuk bertakwa, suatu indikasi bahwa tidak mungkin harta haram akan membantu mencapai ketakwaan.

Semakin banyak rezeki diperoleh seseorang semakin ia tunduk kepada Allah. Tidak merasa sombong sebagaimana dilakukan Far’aun dan Qarun yang keduanya melakukan pembangkangan terhadap Allah dengan menganggap diri mereka Tuhan dan mendapatkan kekayaan atas jerih keringat sendiri tanpa bantuan Allah.

Sebagai jawaban atas kedurhakaan itu, keduanya Allah musnahkan. Firaun dengn memiliki bala tentara yang banyak, harta yang melimpah, istana megah akhirnya dibenamkan kedalam luat merah bersama dengan armadanya. Sangat mudah bagi Allah hanya dengan membelah lautan.

Adakalanya kita temukan seseorang yang melimpah harta tetapi tetap rajin datang shalat berjamaah, pandangannya tunduk kepada orang lain tanpa ada terlihat kesombongan. Kesehariannya sederhana jauh dari keborosan. Kendaraannya digunakan di jalan Allah, anak-anaknya beriman dan menjaga auratnya. Setiap waktunya zakatnya dikeluarkan dengan memberikan kepada fakir miskin, orang tidak mampu dengan memberdayakan mereka sehingga lebih mandiri. Menyantuni anak yatim dan membela hak-hak orang lemah.

2. Memberikan rasa aman

Dalam surat Ibrahim ayat 24-26, Allah mengumpamakan setiap kebaikan (kalimatun tayyibah) termasuk di dalamnya harta halal dengan sebuah pohon yang kokoh, akarnya menghujam ke bumi, cabangnya menjulang ke langit, memberikan buahnya setiap saat. Sebaliknya setiap keburukan (kalimatun khabitsah) termasuk harta haram, akan menjadi seperti pohon yang goyah, akarnya hanya melingkar dipermukaan bumi, tidak berbuah serta tidak memberikan rasa aman bagi siapa saja yang berteduh dibawahnya.

3. Mengantarkan kapada amal shaleh

“Hai para rasul, makanlah yang baik-baik (halal), dan kerjakanlah amal yang saleh,” (QS, 23:51). Perhatikan hubungan harta halal dengan amal saleh.

4. Mendorong untuk bersyukur

Hai orang-orang yang beriman, makanlah di antara rezki yang baik-baik yang Kami berikan kepadamu dan bersyukurlah kepada Allah. Di sini tergambar bahwa hanya harta halal yang bisa membuat seorang hamba pandai bersyukur.

Ibnu Hajar menulis bahwa terkadang suatu kehancuran terjadi pada hartanya, terkadang juga menimpa pemiliknya, dan terkadang pemiliknya dijauhkan dari amal shalih.

Sebaliknya, barangsiapa menafkahkan hartanya di jalan Allah, maka hartanya akan diberkahi. Bahkan dalam sebuah hadits lain disebutkan barangsiapa menyedekahkan hartanya dengan baik, maka Allah SWT akan menjaga harta yang ditinggalkannya bahkan setelah kematiannya, ahli warisnya tidak merusak hartanya dan tidak membelanjakan hartanya untuk hal yang sia-sia.

Apabila harta tidak disedekahkan, pada umumnya harta itu akan mendatangkan akibat buruk kepada anak-anaknya setelah ia meninggal dunia. Bahkan sekiranya hak orang lain tersebut tidak kita keluarkan? Maka Allah akan merampas dengan cara yang tidak kita sangka dan tidak kita sukai.

Bagaimana Caranya? Mari kita tanya diri kita masing-masing. Pernahkah kita mengalami peristiwa kehilangan barang berharga, atau barang kita rusak secara tidak wajar, atau kita terpaksa mengeluarkan biaya karena suatu peristiwa yang tidak kita duga? Jika pernah, coba tanyakan lagi pada diri kita masing-masing, sudahkah kita keluarkan harta yang bukan menjadi hak kita tersebut?

Wallahu alam bishawwab

Sumber : CerpenHati

Sukses Jualan Nasi Goreng Hingga Punya Restoran Sendiri, Ternyata Tiap Pagi Ia Melakukan ini

Ada pendapat ulama, mengatakan, jika salah satu pintu rezeki tertutup maka akan terbuka pintu rezeki yang lain.

Bagaimanakah sebenarnya jatah rezeki setiap orang? simak penjelasan berikut ini.

Dari sahabat Ibnu Mas’ud, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

إِنَّ رُوْحَ القُدُسِ نَفَثَ فِي رَوْعِي إِنَّ نَفْسًا لاَ تَمُوْتَ حَتَّى تَسْتَكْمِلَ رِزْقُهَا ، فَاتَّقُوْا اللهَ وَأَجْمِلُوْا فِي الطَّلَبِ ، وَلاَ يَحْمِلَنَّكُمْ اِسْتَبْطَاءَ الرِّزْقُ أَنْ تَطْلُبُوْهُ بِمَعَاصِي اللهَ ؛ فَإِنَّ اللهَ لاَ يُدْرِكُ مَا عِنْدَهُ إِلاَّ بِطَاعَتِهِ

”Sesungguhnya ruh qudus (Jibril), telah membisikkan ke dalam batinku bahwa setiap jiwa tidak akan mati sampai sempurna ajalnya dan dia habiskan semua jatah rezekinya. Karena itu, bertakwalah kepada Allah dan perbaguslah cara dalam mengais rezeki. Jangan sampai tertundanya rezeki mendorong kalian untuk mencarinya dengan cara bermaksiat kepada Allah. Karena rezeki di sisi Allah tidak akan diperoleh kecuali dengan taat kepada-Nya.” (HR. Musnad Ibnu Abi Syaibah 8: 129 dan Thabrani dalam Al Mu’jam Al Kabir 8: 166, hadits shahih.

Hadis di atas ini sebagai penjelas bahwa yang dimaksud memperbagus dalam mencari rezeki adalah bekerja dengan mencari yang halal.

Bicara soal rezeki ada kisah inspiratif dari seorang pedagang nasi goreng bernama Pak Adi.

Penjual nasi goreng keliling ini memang terkenal giat dalam bekerja. Dia dan istrinya, Bu Nur mulai berjualan sejak Ba’da Isya sampai dagangannya habis, terkadang sampai pukul 1 pagi.

Sebagaimana pengusaha yang masih merintis kecil-kecilan, Pa Adi pun sempat mengalami jatuh-bangun dalam mempertahankan jualannya tersebut. Pernah ia ditipu orang sampai hampir bangkrut dan kadang tak berjualan karena sakit saat tubuhnya berontak karena terlalu sering terkena angin malam. Tapi Pak Adi tak menyerah. Alasannya adalah kedua anaknya.

“Si sulung dan adiknya harus tetap sekolah, “ begitu katanya.

Meski sedikit, untuk menambah keberkahan rezekinya, kata Pa Adi, ia sering mengamalkan apa yang menjadi pesan sang almarumah ibundanya yang meminta ia istiqomah menunaikan ibadah Sholat Dhuha setiap pagi tanpa terlewat sehari pun, dengan dibarengi ibadah wajib.

“Tak peduli seberapa sibuknya hari itu, jangan sampai lupa tunaikan minimal dua rakaat saja. Waktu Dhuha adalah perisai hidup yang berkah ajaran Rasul kita, “tutur kata Pa Adi menirukan pesan hikmah dari mendiang ibunda.

3 tahun sudah sang ibunda menghadap Allah SWT, Pa Adi pun terus melaksanakkan wejangan tersebut. Tak dinyana, satu persatu utangnya lunas. Kini ia bisa memiliki gerobak nasi goreng sendiri. Setiap malam sabtu dan malam minggu, di daerah tempat ia keliling berjualan selalu ramai dengan muda-mudi dan orang-orang yang menikmati liburan, sehingga banyak yang membeli nasi gorengnya. Tak jarang ia pun mendapat pujian dari pelanggannya.

“Wah Pa Adi sering-sering ya jualannnya lewat jalan ini. Saya doain deh semoga bisa bikin restoran dan punya banyak cabang. Nasi goreng-nya enak banget, gak kayak nasi goreng gerobak biasanya, “ celetuk salah satu pembeli.

Pa Adi hanya tersenyum sambil mengucapkan terimakasih dan tentu, katanya, meng-aamiin-kan dalam hati.

Enam bulan kemudian dia berhasil menabung dan mulai menambah bisnis jualannya ke bubur ayam. Katanya, untuk mengisi waktu luang di pagi hari. Karena ia baru sibuk menyiapkan bahan-bahan untuk berjualan nasi goreng malam adalah saat siang atau sore. Untuk itu, selain ingin menambah penghasilan, ia juga ingin mengisi waktu paginya agar lebih berkah daripada dipakai tidur saja.

Tapi, tak lupa ia pun terus menunaikan Shalat Dhuha. Setiap pagi. Tanpa terkecuali.

Sunggu Allah Maha Mendengar dan Maha Pemberi Rezeki, berkah shalat Dhuhanya, Pa Adi mendapatkan rezeki berlimpah. Keuntungan dari jualan bubur ayam di pagi hari dan jualan nasi goreng di malam hari cukup untuk dia memboyong keluarganya untuk mengembangkan bisnis di Jakarta. Ditambah, ia juga jadi bisa membayar uang kuliah sang anak sulung di Jakarta.

Saat ini, beberapa tahun menetap di Jakarta. Bertemu rekannya yang lain, banyak belajar dari siapa saja dan memanfaatkan peluang yang ada, Pa Adi pun telah mempunyai restoran nasi goreng di Jakarta yang sudah memiliki cabang di beberapa daerah sekitar Jabodetabek.

Tak henti ia merasa begitu bersyukur atas karunia yang Allah berikan. Katanya, Allah mengabulkan doanya setiap Shalat Dhuha.

“Saat itu saya tak ada uang. Jualan nasi goreng belum kelihatan untungnya. Dalam Sholat Dhuha saya berdoa kepada Allah, ‘Ya Allah berkahilah hidup saya dan keluarga saya. Cukupkanlah kami agar kami juga bisa membantu orang lain’, “ kata Pa Adi yang kini juga menjadi donatur tetap sebuah sekolah Islam milik lembaga amil zakat nasional. (fau/foto ilustrasi: bahrulmaghfiroh)

Baginda Rasulullah SAW bersabda;

Pada setiap manusia diciptakan 360 persendian dan seharusnya orang yang bersangkutan (pemilik sendi) bersedekah untuk setiap sendinya”. Lalu para sahabat bertanya; “Ya Rasulullah saw siapa yang sanggup melakukannya?”. Rasulullah saw menjelaskan “membersihkan kotoran yang ada di masjid atau menyingkirkan segala sesuatu (yang dapat merugikan orang lain) dari jalan raya, apabila ia tidak mampu maka shalat dhuha dua rakaat , dapat menggantinya.

(HR. Ahmad bin Hambal dan Abu Daud)

Sumber : Cerpenhati

Innalillahi, Ulama Saudi Gugur Ditembak Seorang Penyembah Berhala

Situs Al Arabiya dikabarkan telah berkomunikasi dengan seorang wartawan di Guinea—Salah satu negara di Afrika Barat—untuk mengetahui lebih banyak tentang pembunuh seorang ulama asal Saudi.

Moussa Kante diduga sebagai pembunuh ulama asal Arab Saudi, Syeikh Abdul Muhsin Al-Tuwaijri di desa Kantebalandougou di Guinea pada Selasa (16/1/2018) dan Al Arabiya berhasil mendapatkan fotonya.

Laporan awal tentang Kante mengatakan bahwa Kante masih berusia 17 tahun dan dia telah ditangkap pada Rabu (17/1/2018). Namun setelah berkomunikasi dengan Mamadou Hawa Keita, seorang editor senior di situs berita Aminata.com di Guinea, Al Arabiya mengetahui bahwa dia berusia 27 tahun dan dia ditangkap pada Kamis (18/1/2018).

Keita menyampaikan informasi yang dia dapatkan dari Seydou Kante, seorang pejabat administratif dari daerah di mana kejahatan tersebut terjadi. Menurut Keita, Kante sudah menikah dan dia adalah ayah dari dua anak.

Tersangka tidak memiliki akun media sosial dan tidak ada foto dirinya di internet. Menurut Keita, dia adalah seorang penyembah berhala seperti beberapa penduduk desa di Guinea.

Menurut laporan, saksi mata melihat Kante membawa sebuah senapan berburu dan melewati jalan yang biasa dilalui Syeikh Tuwaijri usai melaksanakan shalat magrib dan memberikan ceramah di masjid di desa tersebut.

Ceramah dan kehadiran Tuwaijri tampaknya membuat beberapa penyembah berhala di desa tersebut marah.

Dan puncaknya empat warga memutuskan untuk mengintai Tuwaijri setelah meninggalkan masjid. Kante menemuinya saat Tuwaijri sedang menuju mobilnya untuk pergi ke daerah Siguiri. Kante melepaskan tembakan ke arah Tuwaijri hingga meninggal dan melukai supir Moto-Taxi.

Polisi menangkap Kante Kamis malam setelah mereka yakin bahwa Kante adalah si pembunuh Syeikh Tuwaijri. []

Sumber : Islampos