Suami Direbut, Sahabat ‘Mandikan’ Tubuh Pelakor Pakai Ratusan Juta, Lihat Videonya

Lagi-lagi, aksi pelakor dipergoki oleh korbannya. Kali ini, seorang perempuan memergoki pelakor suaminya yang ternyata sahabatnya sendiri.

Kisah pelakor itu kemudian diunggah pemilik akun Ovie Ovie di media sosial, Senin (19/2/2018).

Untuk membalas kelakuan sahabatnya sendiri, Ovie lantas merekamnya dan dibeberkannya melalui media sosial.

Dalam video yang berdurasi emapt menit 54 detik itu, dijelaskan bahwa pelaku bernama Nylla Nylala.

Perempuan berhijab itu disebut Ovie telah merebut suaminya.

Dari suaminya, sang pelakor ternyata sudah mendapat 50 juta yang disebut untuk membangung sebuah rumah.

Perkenalkan.. inilah pelakor .. namanya mbk Nylla Nylala.. siapa yg kenal hayoo?

Inilah lonthe yg sudah meminta uang untuk bikin rumah.. sangat tidak beradab.. hati2 lur sama bocah iki…

Pengen sugih instan dengan nggaet bojoku .. ALLAH masih sayang sayaa.. jebul sing dianggeb konco apik ternyta nyeleding..

ngakune masih dapet 50 jt dri suamiku.. NGAKUNE lho..

ni lho tak tambahi duit mbok ngge gawe omah nil nila LONTE PELAKOR PELACUR

Dalam video tersebut, Ovie terdengar cukup kesal saat menginterogasi sahabatnya sendiri itu.

“Pengenmu opo karo bojoku? (maumu apa dari suamiku?)” tanya Ovie yang dibalas Nylla dengan gelengan kepala.

“Terus maksud e opo selama ini koyok ngono kuwi neng mburiku (lalu apa maksudnya seperti itu selama ini di belakangku?)” lanjut Ovie yang juga kembali dijawab gelengan kepala oleh Nylla.

“Kowe butuh duit mangkane njaluki duit bojoku koyok ngono kuwi? (kamu butuh uang makanya mintain uang suamiku seperti itu?)” kata Ovie.

“Aku gak pernah njaluk (aku gak pernah minta),” jawab Nylla.

Video itu sendiri diunggah Ovie pada Senin (19/2/2018) pukul 17.54 WIB.

Meski begitu, sampai dengan pukul 20.40 WIB, unggahan video soal pelakor itu sudah 35.139 kali dibagikan dan ratusan komentar dari warganet.

Sayangnya, unggahan itu kemudian dihapius oleh Ovie Ovie.

Berikut videonya:

Sumber : Masterberita

Buat Ayah, Jangan Lewatkan Masa Mengantar Anak ke Sekolah, Karena Ini……

Tidak sedikit ayah yang punya waktu luang namun menganggap ringan masa mengantar anak sekolah padahal disitulah masa romantis bersama anak

Kita bisa ngobrol dalam perjalanan dengan anak melingkarkan tangannya di perut kita, anak mendekap kita tidak ada jarak, kita bisa ngobrol layaknya teman

Sesampai di sekolah kita, di tempat tunas-tunas bangsa akan tumbuh, akan ada momen romantis berpisah melepas anak yang akan masuk ke kelas.

Anak mencium tangan kita, kita mencium pipi dan kepala anak, anak balas mencium kita, kita bisa memperbaiki tasnya, jilbabnya yang miring, kita bisa tos dulu dan bisa bercanda sebentar.

Hati ayah siapa yang tidak haru saat melepas anak masuk ke kelas, meski mengantar setiap hari rasa haru itu pun selalu menyeruak di hati saat melepas anak mau memasuki kelas.

Tidak hanya ayah anak pun merasakan hal sama ayah, anak merasa haru diantar anak, merasa berat ditinggal ayah, akan terlihat di mata anak rasa tidak ingin ditinggalkan oleh ayah, sehingga setelah cium tangan kita, dia akan dada dengan kita…”dada…” percayalah anak merasakan hal sama

Saya pun menikmati saat melihat anak berjalan melangkahkan kaki mungilnya menuju kelas. Saya pandangi dari belakang sambil berdoa di hati, “Ya Allah jadikanlah anakku anak yang shalih dan berikan dia ilmu yang manfaat”.

Akan ada rasa haru lagi yang menyeruak di hati, anakku sudah besar ya… Saya pandangi sampai anakku hilang dari pandangan karena masuk kelas atau terhalang oleh ramainya keceriaan anak2 yang mau masuk kelas.

Untuk para ayah jangan lewatkan masa romantis dengan anak, saat mengantar anak sekolah, sempatkan waktu meski seminggu sekali meski sebulan sekali.

Karena banyak ayah yang ingin merasakan masa romantis bersama anak namun terkendala waktu yang tidak memungkinkan, sampai ada yang sangking pinginnya mengambil cuti demi pingin mengantar anak sekolah.

Karena mereka paham benar saat anak besar, momen itu tak akan pernah terulang lagi.

Sumber : mahrijal

Engku Emran Unggah Foto Bella Tanpa Hijab, Netizen Heboh

Selama ini masyarakat mengenal Laudya Cynthia Bella sebagai pesohor berhijab. Sejak berhijab tiga tahun silam, perempuan yang karib disapa Bella ini selalu mengunggah foto dengan aurat tertutup.

Namun sebuah unggahan sang suami, Engku Emran, di Instagram membuat banyak pengguna media sosial kaget. Sebab, lelaki asal Malaysia itu mengunggah foto Bella tak berhijab.

Tapi Sahabat Dream jangan salah sangka dulu. Foto yang diunggah Emran bukan memperlihatkan aurat Bella. Dalam foto itu, wajah Bella yang bersembunyi di balik sebuah topeng. Hanya bagian mata Bella yang terlihat dalam foto tersebut.

“Istri ku tanpa hijab,” tulis Engku Emran melengkapi unggahan foto, diakses Dream, Senin 19 Februari 2018.

Istri ku tanpa hijab

A post shared by In Safe Hands (@iamkumbre) on

Jelas saja foto ini membuat heboh warganet. Banyak yang mengira Emran benar-benar menampilkan foto Bella yang memperlihatkan auratnya.

“Hahaha ada2 aja nihh bang @iamkumbre iseng bgt yaaakkk,” tulis akun @rustiyantitati.

“Buruan balek Malaysia bellaa, suami tercinta kangen tuuh..Barakallahu fiikuum,” tulis akun @yulfaemellya.

Bella pun membalas komentar keisengan sang suami yang telah mengunggah foto dirinya tanpa hijab tersebut.

“Hahahahahaha iseng bgt sih nda. Foto lagi treatment di posting,”tulis Bella.

Sumber: dream.co.id

Kocak! Viral Video Wali Nikah Sebut Maskawin ‘Dibayar Pajak’

Peristiwa unik saat pernikahan sering kali terjadi. Seperti pada pasangan ini. Seorang wali nikah saat ijab-kabul malah menyebut maskawin ‘dibayar pajak’. Seperti apa ceritanya?

Video prosesi ijab-kabul itu jadi viral di media sosial. Belum diketahui di wilayah mana peristiwa itu terjadi. Namun dari segi bahasa, kejadian viral tersebut terdengar menggunakan bahasa Jawa.

Di video, tampak seorang pria menjadi wali nikah bagi pasangan. “Saya nikahkan dengan anakku dengan maskawin dibayar pajak,” ucap pria itu.

Suasana pun langsung ramai dan banyak orang yang tertawa. “Dibayar tunai Pak,” teriak salah satu wanita di video.

Salah satu akun yang mem-posting video viral tersebut di Twitter adalah Rais Syuriah Pengurus Cabang Istimewa Nahdlatul Ulama (PCI-NU) Australia, Nadirsyah Hosen (@na_dirs).

Video itu bahkan sudah ditonton hingga 23,7 ribu kali.

 

“Ini akibat terlalu taat bayar pajak. Ijab Kabul pun dibayar pajak,” tulis @na_dirs.

Cuitan Nadirsyah Hosen kemudian dibalas atau di-retweet langsung oleh akun Ditjen Pajak RI (@DitjenPajakRI).

“Mungkin mempelai usai akad langsung lapor SPT Tahunan, Gus,” cuit Ditjen Pajak.

Sumber: islamidia.com

INNALILLAHI, SUAMI DI BREBES BUNUH ISTRI PAKAI COBEK, BAYINYA JUGA DIGOROK, MAYATNYA DILEMPAR KE TEMPAT SAMPAH

Tindakan sadis dilakukan seorang suami bernama Tarmuji (35), warga Desa Luwungragi, Kecamatan Bulukamba, Kabupaten Brebes, Selasa (13/2/2018). Seperti kesetanan, pria ini tega membunuh istri dan bayinya yang masih berumur satu tahun.

Istrinya bernama Koniti (35), dibunuh dengan luka menganga di bagian kepala yang diduga dihantam pelaku menggunakan batu cobek. Tak hanya membunuh istrinya, pria ini juga membunuh sang bayi dengan cara digorok.

Bayi tak berdosa itu ditemukan tergeletak di belakang rumah. Jasad bayi mungil ini ditemukan tiga jam berselang setelah jasad Koniti ditemukan. Diperkirakan, dua korban dihabisi pelaku pada dini hari.

Kasus ini terungkap saat anak pertama korban, Dwi Anjeli (11) mau berangkat sekolah, setelah menginap di rumah neneknya. Sekitar pukul 05.30 WIB, Dwi Anjeli pulang dan mendapati ibunya telentang di tempat tidur dengan wajah tertutup bantal.

“Saya kira ibu masih tidur tertutup bantal, setelah saya buka ternyata ibu meninghal,” kata Anjeli, yang tak bisa menghentikan tangisnya.

Mengetahui ibunya sudah tak bernyawa, Ajeli syok dan histeris. Ia berlari ke luar rumah dan memanggil tetangganya. Warga yang kaget juga langsung berlarian mendatangi rumah korban.

Salah satunya Sutikno (44). Mendengar teriakan dari Anjeli, Sutikno langsung bergegas lari ke dalam rumah dan melihat Koniti sudah tak bernyawa.

Sutikno bersama warga lain langsung melaporkan kasus ini ke perangkat desa dan Polsek bulukamba. Aparat kepolisian yang datang langsung mengamankan pelaku dan mengevakuasi korban.

Dalam proses olah tempat kejadian perkara (TKP) warga kembali dikejutkan dengan penemuan bayi yang sudah meninggal di belakang rumah. Bayi yang merupakan anak pelaku dan korban itu meninggal dengan sejumlah luka. Yakni luka sayatan pada bagian leher, yang diduga digorok oleh pelaku.

Kapolsek Bulukamba, AKP Harti membenarkan peristiwa ini. Ia menyatakan, peristiwa pembunuhan diperkirakan terjadi pada pukul 02.00 WIB. ”Namun baru diketahui oleh anaknya sekitar pukul 05.30 WIB,” katanya pada wartawan.

AKP Harti menjelaskan, korban menghembuskan napas terakhirnya setelah dihantam dengan benda tumpul di bagian jidat. “Diduga dibunuh dengan cobek. Dihantamkan di bagian jidat. Di lokasi juga ditemukan cobek terbelah dua,” ucapnya.

Diduga, motif pembunuhan itu dilatarbelakangi masalah ekonomi. Namun untuk memastikannya, pihak kepolisian masih terus melakukan penyelidikan.

Tim Inafis Polres Brebes juga menggali bukti-bukti di lokasi kejadian untuk mengungkap kasus ini. Selama proses olah TKP lokasi pembunuhan dipadati ratusan warga yang penasaran dengan kejadian ini.

Bayi yang Digorok Bapaknya Dibuang di Tempat Sampah Ditutup Gedebog Pisang

Tubuh bayi Dimas ditemukan saat polisi melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) pembunuhan Koniti. Awalnya, polisi tak menduga jika korban pembunuhan dua orang. Namun saat memeriksa lokasi kejadian diketahui jika bayi korban juga ikut jadi korban.

Kapolsek Bulakamba, AKP Harti, menyebut korban Dimas ditemukan saat tim olah TKP sedang memeriksa bagian dapur rumah. Karena kondisi ruangan cukup gelap, polisi berinisiatif membuka pintu belakang agar ada cahaya masuk.

“Saat melihat keluar, ada mayat anak kecil bersimbah darah yang ditutupi pohon pisang,” katanya pada wartawan.

Diduga mayat bayi ini sengaja ditutup batang pohon pisang agar tidak diketahui orang. Bayi ini ditemukan berselang tiga jam setelah penemuan jasad Koniti.

Saat pemeriksaan lokasi kejadian, polisi juga menemukan pecahan cobek dan pisau dapur. Sementara di dalam kamar, petugas menemukan lagi bagian cobek lainnya.

“Dengan melihat kondisi korban yang mengalami luka memar di bagian kepala sampai menghitam, kemungkinan Koniti dipukul pakai cobek itu sampai meninggal,” terangnya.

Tetangga korban mengaku tidak menduga Tarmuji bakal setega itu. Sukanto, salah satu tetangga, mengaku sekitar pukul 06.00 WIB melihat Tarmuji ke luar rumah. Bahkan dia sempat terlibat pembicaraan ringan.

Sukanto juga mengatakan semasa hidupnya, Koniti pernah menikah dua kali. Pertama menikah dengan Wiryo dikaruniai seorang anak bernama Parto dan Dwi Anjeli. Setelah bercerai dia menikah dengan Tarmuji dan dikaruniai satu anak bernama Dimas.

Dwi Anjeli lah yang kali pertama memergoki kasus pembunuhan itu. Saat hendak berangkat sekolah setelah menginap di rumah neneknya, Anjeli masuk ke kamar ibunya dan melihat ibunya sudah tidak bernyawa. Dia kemudian meminta tolong pada warga.

Sekitar pukul 05.30 WIB, Dwi Anjeli pulang dan mendapati ibunya telentang di tempat tidur dengan wajah tertutup bantal.

“Saya kira ibu masih tidur tertutup bantal, setelah saya buka ternyata ibu meninggal,” kata Anjeli,” yang tak bisa menghentikan tangisnya.

Sumber: blogshah.com

Ibu Meninggal Saat Berjuang Melahirkan 4 Hari Kemudian Ayahnya Meninggal, Malang Nasib Bayi Kembar Ini

Setelah satu jam dilahirkan, sang bayi harus menerima nasib sebagai piatu.

Ibundanya yang akan merawat dan membesarkan mereka meninggal dunia tepat satu jam setelah melahirkan.

Masih dalam suasana duka, …

Kisah bayi kembar berikut ini sangat mengiris hati.

Mengapa tidak, baru empat hari lahir ke dunia, dua bayi kembar laki-laki ini sudah jadi yatim piatu.

Diceritakan bahwa bayi malang yang diberi nama Hasan dan Husen ini lahir pada tanggal 9 januari 2018.

Setelah satu jam dilahirkan, sang bayi harus menerima nasib sebagai piatu.

Ibundanya yang akan merawat dan membesarkan mereka meninggal dunia tepat satu jam setelah melahirkan.

Masih dalam suasana duka, bayi merah ini harus kembali kehilangan ayahnya setelah empat hari kepergian ibundanya.

Sang ayah yang bernama Samsiri itu meninggal dunia pada tanggal 13 Januari 2018.

Kini, dua anak kembari itu diasuh oleh pamannya yang merupakan adik dari ayah mereka.

Sementara mengasuh Hasan dan Husen, pamannya juga memiliki enam anak dan bekerja hanya sebagai petani.

Bayi ini kini tinggal di Jorong Simpang Godang Nagari Sungai Aur, Pasaman Barat, Sumatera Barat seperti yang dikutip dari bogor.tribunnews.com

“Hasan dan Husen Lahir tanggal 09 Januari 2018.

Kembar yang malang karena satu jam setelah mereka lahir kedunia Ibunda tercinta yang akan merawat dan membesarkan mereka meninggal dunia.

Masih dalam suasana duka empat hari setelah kehilangan Ibu tepatnya pada tanggal 13 Januari sang ayah (Samsiri) dipanggil Ilahi.

Lengkap sudah duka mereka. Dihari kelahiran mereka langsung menjadi Piatu di usia empat hari mereka menjadi Yatim Piatu.

Sekarang sikembar diasuh oleh adik Almarhum ayah sikembar yang mempunyai tanggungan enam orang anak dengan suami seorang petani.

Sebagai Muslim kita berkewajiban menyantuni sikembar Yatim Piatu ini.

Yang tinggal di Jorong Simpang godang Nagari Sungai Aur.pasaman barat sumatera barat”

Ini beberapa komentar netizen di Instagram :

smallandcuteshop: Ya Alloh…sedih sekali….smoga kelak jd anak sholeh nak…

restuapriliani: Astgfrllahaladzim.. Allahu akbar ya Allah semoga engkau selalu lindungi dan cukupi anak kembar ini dan yg membantu semoga selalu dberikan kelancaran rizki.. Aamiin

itadeasy: Ya Allah, anak saya kembar jg, tp takdir siapa yg tau, sedih mambayangkan klo anak2 saya diposisi mereka

lopi_lyta: smoga khusnul khotimah ya ibu bpk nya sikembar. Dan kelak sikembar bisa jd anak kebanggaan bagi siapapun yg mengasuhnya

Sumber: wajibbaca.com

Dulu Selamatkan Bayi yang Dibuang dan Hidup Miskin, Hidup Wanita Ini Kini..

Bila orang lain makan dengan lauk sayur dan ikan, seorang wanita asal Anqing negeri Tirai Bambu, China ini sudah terbiasa makan seadanya. Ia bahkan sering tak bisa makan karena hidupnya teramat miskin. Hidupnya begitu susah, tempat tinggalnya tak begitu layak dan ia pun tak dikaruniai seorang anak di keluarganya.

Suatu hari, wanita yang tidak mau disebutkan namanya ini menemukan seorang bayi di dekat rumahnya. Meski hidupnya serba kekurangan, ia tetap mengambil bayi tersebut dan merawatnya dengan sangat baik. Ia dan suaminya juga selalu memastikan bahwa bayi yang ditemukannya tersebut makan dengan layak setiap harinya.

Dilansir dari laman viral4real.com, saat orang tua lain mungkin saja tega membuang anak yang mereka lahirkan karena takut tak bisa menghidupi dan merawat anak tersebut, wanita ini dengan segala keterbatasannya selalu mencoba memberikan yang terbaik untuk bayi yang ditemukannya. Walau anak tersebut bukan darah dagingnya sendiri, ia merawatnya penuh kasih sayang dan kebaikan.

Tahun-tahun pertama merawat si bayi, si wanita masih dibantu oleh sang suami. Namun sayang, saat si bayi berusia 4 tahun, suaminya meninggal dunia. Wanita ini pun harus rela mencari nafkah seorang diri dan mencukupi kebutuhan buah hatinya. Setiap hari, wanita ini bekerja keras menjual sayur dan mengumpulkan barang bekas demi selalu bisa merawat putrinya hingga dewasa.

Dan kini, setelah putrinya telah tumbuh dewasa juga memiliki keluarga sendiri, hidup si wanita bertambah baik. Putri yang ia temukan saat bayi dan dirawatnya dengan penuh kasih hingga menikah, ia tumbuh menjadi anak yang begitu baik. Walau anak tersebut juga mengetahui ibunya bukanlah ibu kandung untuknya.

Anak tersebut memiliki cinta dan kasih sayang tulus untuk ibu yang telah merawatnya puluhan tahun. Ia rutin menjenguk si wanita yang tinggal di kampung. Ia bahkan telah membuatkan rumah lantai dua yang nyaman, indah dan mengesankan seperti harapan si wanita sejak jauh hari.

“Ibu telah merawatku dengan baik sejak aku masih sangat kecil. Di saat orang tuaku yang sesungguhnya tak menginginkanku, ia menerimaku dan merawatku dengan sangat baik. Ia dan ayah sangat menyayangiku. Apa yang aku lakukan padanya tak lebih baik dengan apa yang selama ini ia lakukan padaku. Aku begitu bahagia telah memilikinya. Aku tak akan pernah melupakan apalagi mengabaikan kasih sayang yang selama ini ia berikan padaku. Aku sangat menyayanginya. Saat aku kecil, ia yang merawatku. Kini, tugasku untuk merawatnya,” ungkap si anak.

Kisah yang begitu menyentuh. Ladies, semoga kita semua tak pernah lupa apalagi malas merawat orang tua yang telah membesarkan dan merawat kita saat masih kecil. Semoga pula, bagaimana pun kondisi kita, kita senantiasa bisa merawat orang tua juga anak-anak kita dengan baik.

Sumber: vemale.com

Belajar Romantis Dari Nabi Muhammad dan Khadijah

Nabi Muhammad Saw. merupakan uswatun hasanah bagi seluruh umat manusia. Beliau wafat sejak ratusan tahun yang lalu. Tetapi sampai sekarang umat muslim di seluruh dunia bersalawat kepadanya. Karena dengan bersalawat kepada Rasulullah Saw. diharap bisa mendapat syafaat dari beliau kelak di Hari Pembalasan.

Nabi Muhammad Saw. merupakan utusan Allah yang membawa ajaran Islam sebagai rahmatan lil alamin di muka bumi ini. Selain itu, ia juga merupakan seorang pedagang yang sukses dan jujur. Kepandaian dan kejujurannya itulah yang membuat hati seorang janda kaya raya nan dermawan jatuh cinta kepadanya, yakni Ibunda Khadijah. Sampai-sampai Khadijah r.a. sendiri yang melamar Nabi Muhammad Saw. untuk dijadikan suaminya.

Meskipun usia mereka berdua terpaut 15 tahun–lebih tua Khadijah, tetapi kisah cinta mereka tak kalah romantisnya dengan dongeng-dongeng Cinderella atau Putri Salju. Bahkan kisah cinta mereka berdua merupakan suatu kisah cinta yang paling romantis dan bisa dijadikan panutan bagi orang-orang yang sudah berumah tangga.

Dikisahkan bahwa ketika rombongan Nabi Muhammad Saw. sedang berada di luar kota Mekah dan sedang melakukan perjalanan dagang. Pada waktu itu Khadijah tidak mau menunggu kepulangan Nabi Muhammad Saw. di dalam rumah. Padahal saat itu kota Mekah sedang diguyur hujan selama berhari-hari. Hujan itu menyebabkan kota Mekah dilanda banjir.

Khadijah cemas bukan main, karena sang suami tercinta belum juga datang dari luar kota. Khadijah menunggu suaminya di bawah lebatnya hujan di depan rumahnya. Semua pelayan bingung menyaksikan tingkah nyonya mereka. Bahkan Maisarah pelayan yang sudah seperti saudara kandungnya sendiri tak bisa membujuk nyonyanya untuk masuk dan beristirahat di dalam rumahnya.

Akhirnya, karena tak kuat menahan dingin yang disebabkan guyuran hujan lebat yang tak kunjung reda, Khadijah jatuh pingsan. Suhu badannya meningkat dan menggigil. Menyaksikan nyonya besar pingsan di tengah lebatnya hujan, para pelayan segera membawa masuk nyonya Khadijah ke dalam rumah dan membawanya ke kamar.

Kisah yang so sweet yang lain dapat kita petik hikmahnya dari kisah cinta Nabi Muhammad Saw. dan Khadijah adalah ketika Nabi Muhammad Saw. berusia 35 tahun. Menginjak usia itu, ia lebih suka berdiam diri untuk bertafakur, berzikir, dan berdoa di tempat yang jauh dari keramaian. Gua Hira yang berada di puncak Gunung Hira menjadi pilihannya. Suatu hari Khadijah ingin menemani perjalanan suami tercinta ke Gua Hira. Perjalanan dari kota Mekah menuju ke sana memakan waktu kurang lebih satu jam.

Selama perjalanan menuju gua Hira, tak banyak kata-kata yang keluar dari Nabi Muhammad Saw. maupun Khadijah. Nabi Muhammad kadang berada di samping, depan, atau belakang Khadijah. Sesekali Nabi Muhammad memegang tangan Khadijah. Semakin naik ke puncak, semakin sedikit kata yang keluar dari mulut mereka.

Dalam perjalanan, Khadijah merasakan keagungan Allah yang Mahakuasa atas segala sesuatu di muka bumi ini. Ia memandang kota Mekah yang semakin kecil dari atas bukit. Awan-awan yang menggumpal di langit yang semakin nampak jelas ketika disaksikan dari atas Gunung Hira. Keindahan lain yang bisa disaksikan dari Gunung Hira adalah pemandangan matahari terbenam yang dapat membuat mulut tak bisa berhenti mengagungkan kekuasaan-Nya.

Perjalanan dua kekasih Allah ini mirip dengan kisah Nabi Adam dan Ibu Hawa ketika mengelilingi surga. Mereka tak berbicara, tetapi saling bergandengan tangan sembari menikmati keindahan dan kenikmatan yang Allah anugerahkan kepada mereka di surga.

Nabi Muhammad tak hanya sekali atau dua kali berdiam diri di Gua Hira. Selama Nabi Muhammad Saw. bertahannuts di Gua Hira, Khadijah diam-diam menyusulnya. Ia memang tidak mau mengganggu suaminya yang sedang menenangkan diri sembari bertafakur, berfikir, dan terus berdoa.

Seperti tahun-tahun sebelumnya, Khadijah tak bisa tidur dengan nyenyak ketika Nabi Muhammad Saw. jauh darinya. Ia memilih tinggal di antara lubang gua yang tak jauh dari Muhammad Saw. berdiam diri. Ia lebih nyaman dan lebih tenang tidur dekat dengan suaminya, meskipun harus beralaskan bebatuan yang keras. Daripada ia harus tidur di kasur yang empuk tetapi jauh dari suaminya.

Kisah di atas merupakan sekelumit tentang keromantisan Khadijah dan Muhammad Saw. Tentunya masih banyak kisah-kisah dari mereka berdua yang lebih menarik dan patut dijadikan tauladan bagai kita semua.

Sumber : Santrionline

Demi Antar Cucu yang Lumpuh ke Sekolah, Nenek Ini Jalan 24 km Setiap Hari

Semua dilakukan demi sang cucu yang didiagnosa cerebral palsy (sebuah kelainan pada otak yang mempengaruhi kordinasi gerak tubuh seseorang). Sudah 4 tahun terakhir nenek berusia 76 tahun bernama Shi Yuying di Guangxi, China setia mengantar dan menjemput sang cucu ke sekolah sejauh 24 km setiap harinya.

Dilansir dari laman odditycentral.com, nenek Shi merupakan seorang nenek yang begitu sayang, peduli dan tulus kepada sang cucu. Demi pendidikan terbaik cucunya, ia bahkan tak pernah mengeluh jika harus berjalan kaki sambil mendorong kursi roda cucu sejauh puluhan kilometer walau tubuhnya sendiri terasa makin ringkih setiap harinya.

Sebenarnya, jarak rumah dan sekolah sang cucu yang bernama Jiang Haowen (9) hanya berjarak 3 km saja. Namun, sedikitnya sebanyak 8 kali nenek Shi harus bolak-balik rumah sekolah demi memastikan sang cucu baik-baik saja, mendapatkan perawatan terbaik dan terurus dengan baik tanpa harus merepotkan orang lain.

Nenek Shi akan mengantar Haowen saat pagi hari dan menjemputnya saat malam hari. Nenek berusia 76 tahun ini juga akan menjemput cucunya saat makan siang dan mengantarnya kembali ke sekolah setelahnya. Selain antar jemput Haowen, nenek Shi juga memijat tubuhnya, melayaninya saat makan, memandikan hingga membuatkan ramuan obat dari tanaman herbal dengan harapan kondisi sang cucu bisa pulih.

Kenapa nenek Shi yang merawat Haowen? Di mana orang tuanya? Sebagian besar dari kita akan bertanya-tanya mengenai hal ini. Orang tua Haowen telah bercerai sejak anak malang itu didiagnosa celebral palsy di usia 2 tahun. Ibunya pergi meninggalkannya lalu menikah lagi dan tak pernah menjenguknya. Sedangkan sang ayah bekerja ke luar kota untuk mencukupi kebutuhan Haowen serta nenek Shi.

Sebenarnya, nenek Shi dulu mengantar Haowen ke sekolah dengan naik sepeda. Tapi sejak bulan Juli tahun lalu pemerintah memberikan bantuan kursi roda ke Haowen. Nenek Shi pun dengan setia mendorongnya ke mana pun ia pergi termasuk saat ia hendak pergi ke sekolah. Haowen selama ini memang mengalami keterbatasan fisik. Tapi ia adalah anak yang cerdas, ramah dan baik hati serta ahli di bidang matematika.

Melihat begitu cerdasnya sang cucu, bagi nenek Shi tak ada alasan untuk mematahkan semangatnya dalam belajar serta sekolah.

Sumber: vemale.com

4 Tipe Menantu Idaman Mertua

Coba kita sejenak pejamkan mata dan bayangkan. Berapa puluh tahun kemudian kita memiliki anak lelaki dan anak tersebut membawa seorang perempuan kemudian meminta restu kepada kita untuk menikahinya.

Pastilah yang ada dalam benak kita adalah perempuan yang sesuai dengan pilihan kita. Perempuan yang dapat merawat, mendampingi dan “menggantikan” kita setelah anak lekaki tersebut hidup bersama kita sekian lamanya.

Begitu jugalah dengan calon mertua kita saat ini. Tentunya mereka ingin hanya perempuan terbaiklah yang dinikahi oleh anaknya. Kalau kamu merasa sudah memenangkan hati pacarmu, semua belum berhenti sampai disitu saja.

Kamu juga harus berhasil masuk ke dalam kategori tipe menantu idaman yang dapat memenangkan hati sang mertua. Seperti apa tipe menantu idaman mertua masa kini, simak ya brides.

1. Pintar Membawa Diri Dalam Keluarga
Setiap ibu menginginkan anaknya bisa menikah dengan istri yang pintar. Pintar disini bukan hanya pintar secara akademis, namun juga cerdas dalam membawakan diri ke dalam keluarga suami.

Selalu gesit dan siap membantu jika diperlukan tanpa terlihat seperti sedang “cari muka”. Mertua juga ingin bahwa ketika anaknya menikah, mereka tidak menjadi jauh dari keluarganya.

Disinilah peran menantu diperlukan untuk menjaga keharmonisan di kedua belah pihak keluarga.

2. Bisa Memasak
Mereka tentu tidak mau anak yang disayanginya tidak mendapatkan asupan makanan seperti dulu saat tinggal bersama orangtuanya.

Tidak perlu expert seperti chef – chefhandal tetapi setidaknya bisa menyajikan makanan dengan gizi berimbang kepada suaminya.

Dimasakkan oleh ART karena kamu sibuk bekerja? Oke – oke saja, asalkan tetap harus kita sebagai istri yang mengatur menu makanan dan bagaimana pola serta aturan makanan bagi suami kita seperti tidak memakai MSG atau kadar yang tepat untuk garam dan gula nya.

Dengan begitu mertua akan tenang menyerahkan anak kesayangannya kepada kita.

3. Rapih dan Bisa Mengatur Rumah Tangga
Siapa juga yang mau punya menantu berantakan? Beliau akan berpikir bagaimana bisa kamu merawat anaknya jika membuat rumah rapih saja tidak fasih.

Selain itu kamu juga harus bisa mengatur keuangan dalam rumah tangga. Kalau kamu sudah terlihat boros sebelum menikah tentu mertua tidak akan senang melihatnya.

4. Sopan
Sopan dalam bertutur kata dan sopan dalam berpakaian adalah keharusan yang kamu harus tunjukan dihadapan mertua. Jangan sampai kata – kata tidak pantas yang biasa kita ucapkan dengan teman sebaya kita malah terlontar saat bertemu mertua.

Hati – hati juga dalam berpakaian karena tidak semua mertua senang melihat calon menantunya berpakaian terlalu terbuka.

Terbiasa dominan dan galak terhadap pacar? Jangan pernah tunjukkan hal ini ketika bertemu mertua. Mereka tidak akan rela anaknya menikah dengan perempuan yang terlihat seperti menindas anaknya.

Kamu harus menjadi wanita yang lembut dengan suami dan selalu menjadi pendengar yang baik dan bukan pembicara yang dominan.

Nah! Apakah kamu sudah memenuhi kriteria – kriteria menantu idaman mertua brides?

Sumber: islamidia.com