Seakan Menyimpan Pesan yang Sangat Kuat Tanpa Dijelaskan pun Foto ini sudah Bercerita

Tanpa wajib dipaparkan photo ini sudah bercerita

photo ini diunggah seorang, dalam photo ini seolah serupa saat sebelum dan juga seusai, ada banyak pesan yang dapat diambil dari photo ini, tidak terencana dapat memperoleh photo yang amat bagus seolah allah sudah merencanakannya, memperlihatkan kepada kita yang sepatutnya mencintai orang tua seolah orang tua mencintai kita juga

banyak warganet yang hatinya tersentuh

sebagaimana dilansir dari brilio, seseorang pengguna facebook bernama restoris a. fatiha sukses mengabadikan satu photo dengan pesan yang amat kokoh dan juga mendalam kala dalam ekspedisi memakai kereta jurusan kutoarjo – solo.

dalam photo yang dia unggah 18 oktober kemudian tersebut serupa tergambar 2 fase kehidupan yang wajib dilewati insan manusia.

berikut tulisan dari resrotis

Sayangilah orang tuamu, sebagaimana orang tuamu menyayangimu, membesarkanmu, mendidikmu, dan merawatmu dgn sepenuh…

Dikirim oleh Restoris A. Fatiha pada 17 Oktober 2017

sayangilah orang tuamu, sebagaimana orang tuamu menyayangimu, membesarkanmu, mendidikmu, dan juga merawatmu dgn sepenuh hati.. .

pagi ini jam 06. 20 waktu indonesia barat (WIB) di dalam kereta api prameks tujuan kutoarjo – solo aku memandang suatu yg membikin hati aku langsung merindukan orang tuaku, langsung membikin ” trenyuh ” dan juga kerasanya pengen meneteskan air mata.

suatu aksi yg nampak simpel, tp amat bermakna dan juga amat berarti untuk org yg melihatnya.

awal mulanya aku memandang seseorang yg bisa jadi berumur dekat 50an tahun duduk berbarengan/berdampingan dgn orang tuanya yg bisa jadi berumur dekat 75 – 80an tahun, selang sebagian dikala sang orang tua nampak mengganti posisi duduknya bersandar di badan anaknya yg lagi menerima tlp, dan juga mendadak itu pula org yg lagi menerima tlp tersebut mengganti posisi tangan kanannya memeluk/merangkul orang tuanya dgn penuh kasih sayang, selayaknya orang tua yg lagi merangkul/memeluk anak2 yg masih kecil.

begitu panorama alam yg amat simpel ini sanggup menggugah hati dan juga menegaskan kita bagaikan seseorang anak buat senantiasa mencintai dan juga menyayangi orang tua kita meski dgn trik yg simpel.. . .

3 photo yang dia unggah setelah itu menemukan respons yang luar biasa dari warganet.

walaupun tidak tertulis dalam caption yang ditulis restoris, banyak warganet yang menyoroti nilai yang ada dalam objek photo tersebut.

” udah gitu disebelahnya terdapat keluarga yg lg berbahagia sm anaknya yg masih kecil, ini tuh peristiwa yg suatu bgt.

kayaknya seolah ngasih suatu pesan moral yg tidak disengaja. waktu kecil di sayang ortu, cocok ortu udah menua, amati yang sebelah kiri.

@bundae zidan: ” after dan juga before, sebelah kanan menggambarkan dimana dahulu waktu kita kecil senantiasa disayang2, , orang tua desigram telaten membikin bahagia anaknya, sebelah kiri menggambarkan bakti sang anak yg pada waktu kecil senantiasa disayang ortu sebagaimana gambar yg kanan.. klop banget sketsanya.. 😊😊 ”
kita jg wajib mengasihi mereka sama dikala mereka mengasihi kita dikala kecil. : ) begitu ini momen yg aaaahhhh to twiiittt, ” tulis abella nova mengomentari.

” ini seperti photo before – after yaa, ” imbuh kharuniastuti.

benar pesan yang tidak terencana di informasikan langsung lewat photo ini amat luar biasa, dalam photo yang sebelah kanan nampak orang tua yang amat mencintai anaknya, dan juga photo disebelah kiri menyanyagi bapaknya, serupa menegaskan kalau orang tua itu sayang pada anaknya, anak pula wajib mencintai orang tua kala dia sudah lemah, mudah – mudahan menegaskan seluruh kanak – kanak didunia ini supaya senantiasa sayng orang tua, dan juga terus menjadi menyayanginya.

sumber: wajibbaca

Jadi Orang Tua Jaman OLD yang Mendidik Anak Jaman NOW, Malah Begini Jadinya.

Cara didik anak Jaman NOW

Jaman dulu anak rewel, anak nangis, orangtua langsung sigap menghibur, memeluk, bawa jalan-jalan keluar keliling-keliling, Tapi apa yang sekarang kebanyakan terjadi, anak rewel, nangis, dikasihnya HP dilihatin UPIN UPIN, BABY SHARK, udah anak jadi diem bisa ditinggal lanjut yang lain lagi, tapi akhirnya ia akan selalu mencari gadget untuk mengusir kesedihannya.

Masalah utama pengasuhan di generasi saat ini adalah tidak adanya Ikatan hati (emotional bonding). Ada hadist : Ikat hati anak sebelum dikasih tau. Kasih tau sebelum kasih tugas.

Problem kidz zaman now :
– kecanduan gadjet
– ‎narkotika
– ‎pergaulan bebas
– ‎predator anak
– ‎dsb

Kadang kita merasa sudah menjadi orangtua jika sudah memberi nasehat. Padahal pengasuhan tidak sekedar memberi nasehat.

Dalam Surat An nahl 78
Mengenai konsep pengasuhan (proses belajar manusia) :dimulai dari mendengar – melihat – hati nurani
Allah SWT berfirman:

“Dan Allah mengeluarkan kamu dari perut ibumu dalam keadaan tidak mengetahui sesuatu pun, dan Dia memberimu pendengaran, penglihatan, dan hati nurani, agar kamu bersyukur.”
(QS. An-Nahl 16: Ayat 78)

Setiap.anak yg waktu kecil jarang mendengar suara orang tuanya, jarang melihat wajah orang tuanya, tidak akan dapat mengikat hati anaknya kelak.

Zaman dulu, tidak ada ilmu parenting, tapi banyak yang berhasil mengikat hati anaknya. Kenapa?

Karena dulu, kalo anak menangis, orangtua nyanyi, menghibur, memeluk, bawa jalan. Karakter yg terbangun: setiap aku sedih, ada ayah dan bunda yg akan menenangkan. Kalau sekarang, anak menangis, dihibur dengan upin ipin, baby shark dududu. Karakter yang dibangun, kalo anak sedih, dia akan cari gadget untuk mengusir kesedihan.

Simpul2 ikatan hati beralih, sehingga anak2 lebih mendengar orang lain atau gadget dibandingkan kedua orangtuanya.

Cara mudah membuat anak mau mendengarkan kita adalah, buat dia jatuh cinta ke kita terlebih dahulu.

Tantangan pengasuhan kidz zaman now, membangun kembali ikatan bathin dengan orang tua!

Sehingga mereka akan merasakan nikmatnya ngobrol dengan orabgtua lebih nikmat dari update status di fb, asyiknya bermain dengan orangtua lebih asyik daripada main di hp.

Beberapa efek negatif dari paparan gadget:
– anak2 tidak sabaran, maunya serba instant. Laper tinggal go food, beli tiket ga perlu antri tinggal go tix. Boleh kita menggunakan fitur tersebut ketika benar-benat tidak ada waktu atau kepepet. Sehingga anak2 bisa belajar, untuk mendapatkan sesuatu perlu usaha.

– ‎anak2 gampang menyerah, tidak tangguh. Tidak suka dengan seseorang langsung block nomernya, tidak sependapat langsung unfollow fbnya, masuk sekolah, baru sebulan minta pindah karena hal sepele. Akibatnya karakter yg terbangun : Kalo ada masalah kabur aja.

Dampaknya nanti akan berpengaruh ke pekerjaan hingga pernikahan.

PT freeport membuka 3000 lap pekerjaan baru dengan menurunkan persyaratan, kalo dulu nyari karyawan yg mau kerja 6 bln gampang, sekarang susah.

Dalam hal pernikahan. Gampang jatuh cinta, tp tdk bisa membangun cinta. Data statistik di Indonesia tiap 1 jam ada 40 pasangan bercerai. Nikah itu bukan urusan cinta, tp urusan komitmen.

Ilmu parenting bagi ibu :
1. Masak di rumah. Masaklah, masakan itu memberi pelajaran menghargai proses dan masak menjadikan ibu sosok yg dirindukan. Boleh. Beli di luar atau pesen gofood sesekali aja.

2. Mijit. Pijitan itu memberikan efek rileks dan membuat anak intim sama kita, sehingga bisa terbuka dalam segala hal. Anak2 zaman now : “mama kepo banget sih”, mengutamakan privacy. Padahal salah satu tanda keberhasilan pengasuhan adalah anak mau bercerita tentang apa saja dengan kita. Kita tdk bisa mensterilkan anak, tai melalui curhatan anak, kita bisa mencegah terjadinya hal-hal buruk terhadap anak.

3. Good listener. Jdlah pendengar yg baik. Tanya apakah penilaian anak thp kita. “mama bawel, papa sibuk” jangan langsung dibantah “mama bawel kan buat kamu, papa sibuk kan buat nyari duit”… Dengarkan karena itu artinya anak merasa kurang dipeluk jiwanya.

Cara mengatur gadget pada anak terutama ABG:

1. ‎Atur lokasi
– Tidak ada gadget di kamar tidur. Karena akan mengganggu jam tidur anak ketika bunyi wa masuk, notif fb masuk, dll.
– Kamar mandi terlarang utk gadget. Karena toilet adalah tempat yang paling disukai jin dan syetan.
2. ‎Durasi, maksimal 3 jam (tv dan gadget) per hari
3. ‎Tentukan aplikasi apa saja yg boleh diinstal, sepakati dengan anak. Jelaskan baik buruknya.
4. ‎Situasi
Beberapa waktu dilarang ada hp :
– Waktu makan bersama
– ‎Waktu melayani tamu
– ‎Waktu beribadah, sholat ke mesjid dan mushala jangan bawa hp. Baca quran boleh pake hp, tp di flight mode, diutamakan menggunakan mushaf
– ‎Waktu Liburan. Usahakan bermain yg melibatkan aktivitas fisik.

3 waktu yg dijaga agar kita bisa mengikat hati anak :
1. Hadirlah saat anak sedang sedih. Siapa yg bisa hadir saat anak sedih, dia bs merebut jiwanya.
2. ‎Hadirlah saat anak sakit. Jangan cuek anak sakit.
3. ‎hadirlah saat anak unjuk prestasi. Ketika diliat orantua, naiklah harga dirinya.

Mengasuh anak ibarat main layang2. Kita lepaskan dia setinggi2nya, namun tetap kita jaga dengan uluran dan tarikan agar tetap tinggi di langit melawan angin.

Sumber: wajibbaca.com

Naudzubillah, Pilih Tinggalkan Istri, Ayah ini Nikahi Anak Kandungnya Sendiri

Dunia benar-benar sudah semakin aneh

Gimana nggak, ketika kemerosotan moral seperti incest sudah dianggap biasa. Seorang ayah lebih memilih anaknya, yang lebih mirisnya lagi sang anak pun mengakui jatuh cinta pada ayahnya hingga menikah dan sudah memiliki anak.

Bagi yang belum mengerti Incest adalah hubungan atau pernikahan yang melibatkan anggota keluarga atau kerabat dekat.

Agama dan masyarakat tentunya melarang hal ini, dari berbagai kasus incest, anak yang dihasilkan mempunyai kemungkinan cacat jauh lebih besar daripada pernikahan normal.

Mengapa bisa begitu? Karena setiap alur genetika mempunyai kelebihan dan kekurangannya masing-masing.

Entah apa yang dipikirkan oleh pria ini, dia meninggalkan istrinya demi menikah dengan putri mereka yang berusia 20 tahun.

Seperti dikutip dari mirror, Steven Pladl, 42, dan istri dan juga anaknya, Katie Pladl, menghadapi tuduhan kriminal setelah polisi mengungkap skandal yang menghebohkan tersebut.

Kisah miris ini dimulai ketika Katie, yang telah diadopsi oleh sebuah keluarga sejak dilahirkan pada tahun 1998, memutuskan mencari orang tua kandungnya saat dia berumur 18 tahun.

Lewat penelusuran di media sosial, dia akhirnya berhasil menemukan kedua orangtuanya.

Katie kemudian menghubungi mereka dan mengatur untuk bertemu di Richmond, West Virginia, pada Agustus 2016. Pada saat itu orangtuanya sudah memiliki dua anak.

Namun, beberapa bulan setelah pertemuan itu, Steven dan istrinya bercerai, dan pindah dari rumah mereka.

Kemudian pada Mei 2017, istri Steven membaca jurnal salah satu anaknya yang menuliskan bahwa Katie hamil, dan Steven adalah ayah bayi tersebut.

Steven juga memberi tahu anak-anaknya yang lain agar mulai menganggap Katie sebagai ibu tiri mereka.

Bahkan Steven menghubungi istrinya untuk mengatakan bahwa dia dan Katie akan segera menikah.

Mengetahui hal ini, istri Steven tak tinggal diam. Dia langsung melapor kepada pihak berawajib.

Dan akhirnya pada November tahun lalu, polisi mengeluarkan surat penangkapan untuk Steven dan katie.

Pekan lalu, jejak pasangan tersebut terlacak. Keduanya ditangkap bersama seorang bayi yang diduga adalah hasil dari hubungan mereka.

Bayi itu diyakini lahir pada September lalu karena Katie memposting foto bayi laki-laki di akun Facebook-nya di bulan tersebut.

Pada tanggal 18 Januari kemarin, Katie juga memposting foto ayahnya, Steven, sedang memberi makan bayi tersebut di Instagram.

Pada bulan Juli tahun lalu, Katie memposting foto mereka sedang bercivman dengan tag yang menyiratkan bahwa mereka telah menikah.

Akibat perbuatannya, pasangan itu didakwa beberapa pasal, antara lain melakukan inses, dan pencabvlan.

Sumber: wajibbaca.com

Cara Menghadapi Mertua yang Mata Duitan

Tidak semua Mertua bisa mengerti kondisi menantunya. Tidak sedikit mertua yang justru memanfaatkan sosok menantunya. Salah satunya adalah dengan meminta jatah duit setiap bulan atau setidaknya ketika butuh dan itu berlangsung begitu sering.

Ada Mertua yang secara terang-terangan meminta kepada menantunya. Tidak ada lagi rasa canggung dalam menyampaikan permintaan jatah tersebut.

Yang lebih halus lagi, meminta dengan cara menyindir atau membandingkan dengan menantu yang lain. Seperti misalnya menceritakan dengan maksud memancing dengan kata seperti ini.

“Mantuku yang satu itu baik sekali. Sering sekali ngasih duit padahal Aku tidak meminta. Senang rasanya punya mantu seperti itu”.

Itu dikatakan dengan sengaja agar menantu yang tidak memberi uang mendengarnya. Tentu saja dengan tujuan agar mengerti apa yang sebenarnya diinginkan Mertua.

Bukan cuma itu, ada juga mertua yang meminta secara langsung tapi dengan alasan seolah sangat butuh. Sayangnya alasan itu tidak pernah terbukti dan terkesan sering terjadi.

Kalau sudah begini, sebagai menantu Kamu tentu tidak akan tega, apalagi jika sepertinya Mertua benar-benar butuh. Tapi jika keadaan Mertua berlebihan, tentu akan berbeda ceritanya.

Jika Kamu punya mertua yang mata duitan, selama mampu dan sanggup untuk terus memberi bukan masalah. Dan tentunya Kamu tidak akan sampai pada artikel ini.

Akan tetapi jika Kamu merasa keberatan jika harus terus memberikan jatah pada Mertua, sebaiknya gunakan cara alternatif dibawah ini untuk menghadapi Mertua yang mata duitan.

Pertama, dan paling penting Kamu harus berunding dengan Pasangan tentang hal ini. Seberapa mampu untuk tetap memberikan jatah pada Mertua. Mungkin perlu sedikit mengurangi jumlah yang sesuai kebutuhan Mertua.

Jika Pasangan mau mengerti tentu saja akan berusaha mencari solusi bersama. Akan tetapi jika tidak bisa, Kamu bisa melakukan cara yang berikutnya.

Kedua, ajak pasangan untuk memiliki suatu tujuan yang bisa dicapai hanya dengan perjuangan menggunakan uang. Berikan motivasi untuk Pasangan agar Dia tahu bahwa uang begitu berharga untuk tujuan tersebut.

Sehingga mau tidak mau, Dia mau membantu untuk memberikan pengertian pada Mertua tentang jatah yang Dia minta.

Ketiga, berunding bersama-sama agar Mertua tidak begitu bergantung dengan Kamu. Dalam hal ini, melibatkan Mertua, Pasangan, Dan tentu saja Kamu sendiri.

Kamu harus bisa meyakinkan Mertua agar Dia tidak terlalu sering atau terlalu banyak meminta jatah. Jika tidak ada alasan kuat, Kamu bisa menggunakan alasan berikutnya jika sudah memiliki anak.

Jadikan anak sebagai tameng. Pendidikan anak, masa depan anak, kebutuhan anak dsb menjadi alasan bagi Kamu untuk tidak memberi jatah uang pada Mertua yang mata duitan.

Yang terakhir, dengan masih tetap membantu dengan bentuk lain. Jika Mertua butuh, rasa tidak tega juga pasti Kamu rasakan.

Akan tetapi mertua yang mata duitan, dengan alasan apapun berusaha meminta jatah jika merasa Kamu sudah tidak bisa memberikan lagi secara rutin. Alasan yang dipakai biasanya suatu kebutuhan mendesak.

Jika karena hal ini tentu saja Kamu tidak bisa begitu saja lepas tangan. Kamu sebagai Menantu pantas untuk membantunya. Dan jika memang Mertua butuh dengan alasan sesuatu, berikan bantuan dengan barang yang Dia butuhkan.

Jangan memberi langsung dalam bentuk uang. Lebih baik Kamu meluangkan waktu untuk mengurusnya, jadi mertua terima beres.

Sehingga dengan begitu, alasan yang dibuat-buat tidak akan berhasil membuat Kamu mengeluarkan jatah yang tidak seharusnya.

Dan untuk jangka panjang, Mertua sadar bahwa alasan apapun tidak akan membuatnya mendapatkan uang yang diinginkan tapi justru bentuk lain yang belum tentu benar-benar Mertua butuhkan.

Itu saja, artikel ini bukan bermaksud untuk mengajari jadi menantu pelit, tapi juga untuk kebaikan bersama. Kalau mampu dan sanggup bukan masalah jika terus memberi jatah pada Mertua mata duitan.

Tapi jika dengan terus memberi jatah justru mengacaukan anggaran dalam Rumah Tangga bersama Pasangan, hal ini perlu dihentikan. Itu saja, semoga bermanfaat.

Sumber: islamidia.com

 

Maia Estianty Pamer Foto Dul, Barang Ini Bikin Salah Fokus

Unggahan Maia Estianty menyedot perhatian publik. Mantan istri Ahmad Dhani itu mengunggah foto putra ke tiganya, Abdul Qadir Jaelani alias Dul, yang sedang bermain piano dengan gurunya.

Sekilas memang tidak ada yang aneh dengan unggahan wanita asal Surabaya itu. Namun jika diperhatiakan, ada benda yang membuat gagal fokus. Benda itu berupa karikatur berbentuk wajah seseorang yang sedang tersenyum.

“Latihan piano terus.. Biar jago ! @duljaelani . Muridnya Kak @arnold.pontoh . Paling serius di musik. Ortu nya aja nggak bisa baca not balok. Anaknya harus lebih pintar. #pianolessons #dul #duljaelani #aqj #maiaestianty #diarymaia #myson Photo by : @adelettalina,” tulis Maia Estianty melengkapi unggahan foto, diakses Dream, Selasa 6 Februari 2018.

Unggahan Maia langsung membuat heboh. Mereka mengaku salah fokus dengan wajah benda karikatur yang ada di atas piano. Tak jarang mereka menyebut karikatur itu adalah bos pemilik jam tangan Irwan Danny Mussry.

“Pada salfok ma patungnya,” tulis akun @beranda_tika.

“Salfok sama patung kecil itu lo bun @maiaestiantyreal,” kata akun @zisedliam91.

“gagal focus sm patungx,” tulis akun @d_kuntasari.

“Mbk maya itu patung siapa?? Seperti im danny irwan,” tulis akun @renny_chin.

Sumber: dream.co.id

Pamer Foto Keluarga, Wajah Cantik Ibunda Jedar Jadi Sorotan

Rasa penasaran warganet akhirnya terjawab. Wajah kedua orang tua Jessica Iskandar akhirnya terlihat di akun Instagram artis cantik itu.

Dalam foto itu, wanita yang karib disapa Jedar ini duduk di samping sang bunda yang berbusana batik warna biru dan cokelat. Wajah sang bunda terlihat menawan. Sedangkan di sebelah kiri ada kakaknya, Erick Bana Iskandar, dan sang ayah yang berbaju kotak-kotak.

Tak ketinggalan anak semata wayang Jessica, Alecxander Barack El, yang duduk di samping sang nenek. Mereka kompak tersenyum tipis ke arah kamera. Hanya Jedar tertawa kecil.

” Terima kasih mama dan papa. Aku adalah dunia dimana kalian adalah langit yang selalu memelukku,” tulis pemain Film ‘Dealova’ ini pada keterangan foto tersebut.

Tak jelas dalam rangka apa mereka berada di Ritz Carlton. Namun jika dilihat, mereka sedang merayakan ulang tahun Jedar. Karena ada kue ulang tahun di hadapan mereka.

Berbagai komentar menghiasi unggahan tersebut. Banyak netizen yang mengungkapkan baru pertama kali melihat orang tua Jedar.

Tak sedikit yang tak heran dengan kecantikan Jedar karena memang sang bunda tampak menawan. ” Cantik banget mamanya,” kata akun @arkanbunda.

” Baru x ini liat foto ortunya @inijedar , sehat selalu yah om n tante,” timpal akun @yuliewiharja.

” Akhirnya kepo ne terjwab… Hehehe..liat foto oma opa el,” timpal akun @uleeslep.

” Pantes cantik, emaknya Ayu n babenya ngganteng kaka,” sahut akun @pipikmas.

Sumber: dream.co.id

Sesuai Anjuran Agama, ini Tips “Menjinakkan” Mertua yang Cerewet dan Suka Sensi

Pekerjaan dapur ada yang salah langsung diomel-omelin, lantai kotor sedikit ngomongnya udah kayak kereta ekspres cepet banget. Ada juga yang lebih parah dari itu, di satu sisi hati jadi sebel dan panas, disisi lain orangtuanya suami, bagaimana diriini harus menyikapinya?

Ketika kita telah memutuskan menikah dengan seseorang, berarti kita juga telah memutuskan dan siap untuk menerima dua keluarga yang berbeda menyatu.

Nah, untuk seorang muslimah pasti sudah menjadi kewajiban untuk taat kepada suami. Dan sebagai suami, tentu kita juga tahu bahwa kewajibannya taat adalah kepada ibunya yang paling utama.

Untuk anda yang telah menikah, apakah ibu mertua anda menyebalkan? Sering memandang pekerjaan anda tidak benar? Atau sering marah marah? Iri mungkin? Atau sering sensi?

Satu sisi dia bertingkah menyebalkan dan kadang membuat hati anda menjadi panas, sisi lain beliau adalah ibu dari suami sendiri.

Bagaimana cara menghadapinya? Tenang semua itu memang butuh proses, suatu saat pasti anda akan merasakan jadi mertua juga.

Cara menghadapi mertua yang cerewet tidak boleh dibalas dengan cara yang buruk pula, tapi harus dengan cara yang baik dan sesuai anjuran agama. Saat semua terasa buntu maka Allah lah tempat untuk meminta petunjuk.

Di bawah ini ada beberapa cara yang bisa kita minimalisir agar tekanan-tekanan seperti di atas menjadi berkurang.

1. Memisahkan diri dari dirinya

Seorang mertua adalah ibu juga dan dia adalah ratu di rumahnya, yaa di rumah suaminya yang juga mertua anda dia menjadi ratu. Sisi lain anda adalah ratu juga di kerajaan suami anda. Dua ratu tidak bisa ada di tempat yang sama ya.

Alangkah baiknya kalau anda memiliki rumah sendiri dengan suami anda, tidak perlu rumah yang baru bisa kosan atau bisa juga sewa rumah. Dengan begitu anda akan membebaskan diri anda dari jerat mertua yang cerewet.

Tindakan ini bukan berarti memisahkan suami anda dengan orang tuanya tapi cara ini paling efektif untuk membuat rumah tangga dengan suami anda menjadi aman. Jika anda sudah berkorban untuk meninggalkan orang tua anda maka hendaknya suami juga turut mengerti kondisi anda saat ini.

Tentu dengan cara ini juga, anda akan merasa lebih leluasa bercanda dan bermanja bersama suami, dengan begitu pernikahan anda akan semakin romantis dan harmonis.

2. Berbicara dengan mertua

Sering berbicara dan mengajak komunikasi mertua bisa menjadi cara menghadapi mertua cerewet.

Berbicara tidak perlu dengan tema yang berat yaa cukup bicarakan hal hal yang ringan, seperti menu makan, makanan favorit, hewan peliharaan, dan lainnya.

Berbicara dengan nada yang rendah memposisikan diri sebagai anak yang sedang berbicara pada ibunya. Pembicaraan ringan dan sering mendekati mertua bisa anda coba untuk menyelesaikan masalah anda.

Memang sihh tidak semua menantu mau melakukannya karena merasa dia yang tersakiti dari sikap mertuanya. Yaa ini lah rumah tangga banyak lika likunya.

3. Melihat situasi selalu dari dua arah

Ketika ada masalah yang terjadi jangan langsung menyalahkan satu sisi saja, misal orang tua yang salah terus.

Bisa jadi ada salah paham antara anda dan mertua. Saat menyampaikan suatu informasi atau berita bisa dengan perlahan biar tidak ada salah paham ini.

Memang biasanya perselisihan antara mertua dan menantu adalah terletak pada komunikasi yang tidak baik. Saat ada masalah mertua langsung menyalahkan menantu yang kurang perhatian. Atau menantu yang selalu menyalahkan orang tua.

Memandang permasalahan yang terjadi itu dari berbagai arah jadi anda memiliki pandangan yang luas untuk bersikap. Inilah yang disebut dengan kedewasaan berfikir. Tenang dulu cari pokok permasalahannya.

4. Menunjukan kasih sayang pada mertua

Memberikan kasih sayang pada mertua seperti memberi kasih sayang pada orang tua sendiri. Perlakukan dengan sama karena pada dasarnya mertua adalah orang tua anda sendiri yang harus anda beri kasih sayang.

Batu itu sangat keras tapi kalau setiap hari diberi tetesan air maka lama kelamaan batu akan pecah oleh air.

Tidak ada yang tidak mungkin yang penting tugas anda adalah memberinya kasih sayang untuk masalah dibalas atau diterima kasih sayang tersebut itu sudah urusan mertua.

Sebagai menantu anda akan menilai sikap mana yang lebih baik diterapkan untuk menghadapi mertua. Berbagai cara menghadapi orang tua yang jahat hanya anda yang tau cara mana yang tepat untuk dilakukan.

5. Berusaha menjadi orang yang lebih baik

Mertua ikut campur dalam Islam sebenarnya tidak diperkenankan jika sudah tahap mencampuri segalanya yaa. Rumah tangga yang anda bangun dengan suami adalah bahtera yang sedang anda kayuh bersama jadi tidak pas jika mertua mencampurinya.

Berusaha menjadi orang baik tidak akan membuat anda rugi yaa jadi lakukan saja, jadilah menantu yang baik, mengabdi pada suami, merawat anak anak dengan sepenuh hati. Bersabarlah, coba baca kisah suami yang sabar menghadapi istri dan anaknya yang mungkin bisa menjadi inspirasi buat anda.

Jangan terlalu memikirkan sikap mertua pada anda walaupun sebenarnya memang menyakitkan tapi kalau selalu dipikir akan membuat anda menjadi manusia yang menyedihkan.

6. Mencoba merasakan berada di posisi mertua

Coba anda rasakan ketika ada perselisihan antara anda dan mertua membayangkan anda di posisi mertua dan membayangkan anda memiliki menantu yang bersikap seperti anda. Apa yang akan anda lakukan?

Nahh mencoba untuk memikirkan hal tersebut akan membuat anda mengerti kenapa mertua anda sering sebal. Ini berbeda kasus yaa kalau-kalau anda sudah berbuat baik ternyata emang mertua yang tidak mau menerima anda.

Sebenarnya ini bisa diantisipasi sejak memilih calon suami, jangan pernah membuat PR untuk diri anda. Misalnya anda sudah tau kalau orang tua calon suami tidak suka dengan anda lebih baik anda segera mundur.

Jangan berencana “nanti juga luluh kalau aku udah jadi mantunya“ yaa kalau luluh, kalau enggak kan malah anda sendiri yang sakit nantinya.

7. Peran penting dari suami

Ini yang paling penting yaa, suami memiliki peran besar untuk mengantisipasi perselisihan antara istrinya dengan orang tua.

Suami bisa menjadi moderator yang paling baik dan menyampaikan dengan benar kepada kedua belah pihak.

Anda bisa menyampaikan kepada suami tentang perasaan anda yang sebenarnya, anda juga bisa menyampaikan solusi yang anda miliki untuk menyelesaikan permasalahan dengan mertua.

Sebagai suami seharusnya juga tanggap dengan masalah yang dihadapi keluarganya. Karena memang sudah sering terjadi permasalahan antara mertua dan menantu.

Nah setelah membaca ini, mudah-mudahan dapat membantu ya. Jangan lupa untuk senantiasa berdoa kepada Allah, agar Allah selalu menjaga dan memberkahi keluarga kita.

Sumber: wajibbaca.com

 

Seorang Ibu Sedih Setelah Keguguran, Namun, Dia Tidak Percaya Apa yang Dia Lihat

Ini adalah topik yang tidak mendapat banyak perhatian yang layak seperti yang diharapkan, sebagian dikarenakan begitu sulit untuk dibicarakan, terutama ketika sang kecil datang di dunia hanya dalam waktu yang singkat karena keguguran.

Namun, tidak semua orang menyadari bahwa 1 dari 4 kehamilan berakhir dengan keguguran atau bayi lahir meninggal, dan kehilangan itu adalah sangat menyakitkan bagi calon orang tua.

Cerita sedih ini sangat sulit secara terbuka untuk meratapi, dan bahkan lebih sulit untuk dibicarakan. Ini adalah topik yang tabu selama bertahun-tahun, namun sekarang ibu ibu secara perlahan mulai terbuka mulai membicaraknnya.

Beberapa ibu menceritakan pengalaman “bayi pelangi” mereka atau kandungannya keguguran, sementara yang lain masih meratapi anak yang sangat diinginkan namun berlalu terlalu cepat.

Pada hari terakhir, apa yang paling penting adalah bahwa semua perempuan ini menceritakan kisah mereka, dan mendorong ibu-ibu lain untuk berbicara tentang kehilangan sebelum kelahiran dan pengalamannya.

Cerita memilukan di bawah ini adalah dari seorang ibu yang luar biasa dan pesannya untuk ibu-ibu lain.

Dia dan suaminya Justin sedang bersemangat menunggu kelahiran anak pertama mereka, seorang bayi perempuan, yang akan mereka beri nama “Scarlett”.

Kehamilannya dianggap berisiko tinggi, karena Alyssa sang calon ibu memiliki cerebral palsy (penyakit gangguan di otak) dan diabetes tipe 2 dari kondisi lainnya.

Dia melakukan segalanya dengan sekuat tenaga untuk memantau kemajuan bayinya. Pada akhir September, segala sesuatu tampaknya masih berjalan sesuai rencana .

Alyssa menceritakan tentang sang kecilnya, “Pada tanggal 28 September saya check up secara rutin dengan USG. Scarlett sangat sehat.

Beratnya 14 ons dan denyut jantungnya 131, dia begitu gemuk dan sempurna. Itu adalah minggu ke -19 dan hari ke 6 dan ia merupakan kebanggaan dan kegembiraan saya.”

Pasangan muda ini sudah tidak sabar mempunyai bayi Scarlett untuk bergabung dengan keluarga mereka, Justin dan Alyssa bertemu enam tahun lalu, ketika mereka masih remaja.

Pasangan muda ini menulis, “Kami langsung tahu bahwa kami saling jatuh cinta dan ingin menghabiskan waktu bersama-sama selamanya. Hampir bersamaan kita bicarakan mau menikah dan memiliki anak sendiri. Ya, kita masih muda, tapi kami tahu apa yang kami inginkan.”

Mimpi ini tampaknya menjadi kenyataan pada bulan Juni, ketika Alyssa mengikuti naluri seorang ibu:

“Sesuatu dalam hati saya mengatakan, saya harus melakukan tes kehamilan … Saya meletakan tes di sudut wastafel dan berbisik kepada Tuhan: ‘Tuhan, tolong biarkan ia positif, mohon,saya mohon kepada Anda Tuhan .. Tolonglah. “selanjutnya terlihat dua garis merah muda yang cerah. Saya menangis karena perasaan gembira yang luar biasa dalam hati saya.”

Semua tampaknya seperti yang direncanakan, sampai 28 September. Check up menunjukkan bahwa Scarlett tumbuh dan berkembang, tetapi Alyssa merasa sakitnya yang luar biasa saat USG dan terasa mau “pingsan.”

Pada awalnya, ia menorehkan ketidaknyamanan hingga perasaan sakit dan nyeri kehamilan biasa, tetapi khawatir semakin bertambah, karena rasa sakitnya tidak berkurang dan secara bertahap berkembang menjadi sakit perut dan nyeri panggul.

Dia menulis, “Menjadi hamil, sangat sulit untuk mendiagnosa kesakitan dengan segala perubahan fisik. Jumat saya berguling-guling dan tidak bisa lagi menahan rasa sakit seperti ini lagi.

Minggu, 2 Oktober saya dibawa ke ruang gawat darurat di kota saya karena saya masih sakit dan ada pendarahan kecil … Scarlett masih sehat, sehingga mereka membolehkan kami pulang. suami saya dan saya sangat lega.

Kami bersyukur kepada Tuhan bayi kami baik-baik saja. Pada hari Senin, dan saya menelpon dokter kandungan saya kembali. Saya diberitahu bahwa semua yang saya alami adalah normal. “

Dia menambahkan, “Sejauh ini semua dokter yang saya tanya tidak ada yang tampak khawatir, sehingga saya percaya kepada mereka. Saya tahu semuanya akan baik-baik saja. Saya berdoa semuanya akan baik-baik saja. Saya berdoa lebih keras daripada yang pernah saya lakukan di seluruh hidup saya.”

Namun, dia punya naluri seorang ibu yang mengatakan semua itu tidak baik. Pada hari Senin, tanggal 3 Oktober, ibu muda ini dilarikan ke rumah sakit persalinan yang telah mereka pilih untuk melahirkan Scarlett, yang berjarak 45 menit dari rumahnya.

Alyssa menulis, “Ketika kami tiba di rumah sakit, perawat yang baik itu memastikan saya nyaman … Setelah aku tenang, dokter kandungan datang untuk melakukan pemeriksaan.

Dia mengatakan kepada kami bahwa saya mungkin menderita rahim lemah atau tubuh saya mencoba untuk menggugurkan bayi perempuan kami yang cantik. “

Dia mengatakan bahwa dengan rahim lemah, mereka biasanya bisa melakukan prosedur untuk membuat jahitan agar leher rahim tertutup, tapi dalam kasus Alyssa itu tidak akan membuat perbedaan, dan itu mungkin akan membuat dia tidak akan hamil lagi.

Dia menambahkan, “Dia melakukan USG untuk memastikan Scarlett baik-baik saja, dan dia memang sehat. Dia adalah bayi yang sehat, bayi cantik. “

Staf medis memberi Alyssa magnesium dalam upaya untuk menjaga rahimnya tidak melebar lebih jauh dan agar dia dapat tidur, berharap bahwa tindakan tersebut akan cukup.

Sang kecil Scarlett masih menunjukkan tanda-tanda yang sehat dan normal, tapi hanya saja dia terlalu besar bagi leher rahim Alyssa untuk mendukungnya.

Inkompetensi serviks (satu kondisi dimana mulut rahim (serviks) mengalami pembukaan dan penipisan sebelum waktunya, sehingga tidak bisa menahan janin, dan mengakibatkan terjadinya keguguran atau kelahiran prematur) adalah kondisi umum yang mempengaruhi 1 dari setiap 100 wanita.

Hal ini sulit untuk diketahui lebih awal, tapi mungkin telah terdeteksi sebelumnya oleh tim medis Alyssa, karena dari awal ia dianggap kehamilan risiko tinggi. Sayangnya, meskipun dengan magnesium,pada hari berikutnya leher rahim Alyssa terus melebar.

Dia menulis, “Saya tidak begitu ingat kapan waktunya mereka datang untuk memeriksa saya, tapi saya tahu itu di pagi hari. USG menunjukkan bahwa rahim saya melebar 5 cm dan pada dasarnya Scarlett dalam perjalanan untuk menemui kami … Saya merasa seperti saya telah gagal.

Saya merasa seperti saya telah gagal demi suami saya dan putri kami. Semua yang bisa saya keluarkan adalah “Maafkan saya, maafkan saya. Saya sangat menyesal. “

Saya harus mengulanginya terus belasan kali. Kami berdua menangis dan berdoa, berdoa dan menangis. Kami memberitahu keluarga kami dan teman-teman dekat kami tentang berita ini.

Kami mengatakan kepada mereka bahwa akan lebih baik untuk datang ke rumah sakit. Kami dikelilingi oleh begitu banyak cinta hari itu. Begitu banyak yang berdoa, dan begitu banyak cinta yang memenuhi kamar rumah sakit. “

Hanya 20 minggu dan 5 hari, bayi Scarlett masih terlalu muda untuk bertahan hidup; bayi prematur termuda yang pernah didokumentasikan dan bertahan hidup adalah James Elgin Gill, lahir pada usia 21 minggu dan 5 hari.

Alyssa dan Justin tahu akan bahwa bayi perempuan mereka tidak akan bertahan terlalu lama setelah persalinan, sehingga mereka memastikan keluarga dan teman-teman (digambarkan di atas) yang ada di ruang bersalin untuk mengatakan halo dan selamat tinggal buat sang kecil mereka.

Namun, mereka tetap berdoa untuk mukjizat. Dia menulis, “Saat saya memeluknya, dia terengah-engah. Saya mengatakan kepadanya bahwa saya sangat menyesal. Saya bilang saya mencintainya. Saya bilang tidak apa-apa saya rela dia pergi.

Melihat anak Anda sekarat dan mengetahui bahwa tidak ada yang dapat Anda lakukan untuk menyelamatkannya, itu adalah perasaan yang mengerikan.

Kau tak berdaya. Semua orang bergantian, mereka memeluknya. Semua orang mencintainya. Yang pernah dia alami adalah cinta.”

Scarlett hanya dapat bertahan selama dua jam, tapi dalam dua jam tersebut, dia dipeluk dan dicintai serta dikunjungi oleh seluruh keluarganya, dan dipeluk serta di sayangi oleh ibunya sepanjang waktu.

Waktu singkat dia di dunia telah dibuat serangkaian foto-foto kelahiran yang indah oleh neneknya sendiri, yang sudah diberi sebuah “nama nenek.” Dia berencana untuk pergi dengan “Haha”, sehingga semua foto nya ditulis “Scarlett Haha “.

Bayi Scarlett tidak mendapatkan kesempatan untuk berkumpul lebih dari dua jam dengan keluarganya, tapi Alyssa memberikan bayi perempuannya sebuah tujuan yang kuat.

Dia mendorong sesama ibu untuk berbicara tentang keguguran dan bayi meninggal sesudah lahir, dan membuka diri tentang inkompetensi serviks.

Harapannya adalah bahwa dengan meningkatkan kesadaran, banyak ibu-ibu yang akan melakukan diagnosis lebih dini, dan akan lebih sedikit kehilangan bayi sehat.

Sumber: islamidia.com

 

WANITA INI BEBERKAN, “RANKING 1 BUKAN KUNCI SUKSES”, INI CARA DETEKSI KECERDASAN ANAK YANG TEPAT

Mungkin bunda selama ini melihat kecerdasan anak berdasarkan ranking, tapi taukah selama ini bunda salah, ada ilmu dan tips yang tepat mendeteksi kecerdasan anak lewat nilai rapor yang ada perhitungannya.

Salah satu akun facebook membagikan ilmunya untuk para orang tua, supaya bisa melihat potensi yang dimiliki anak bunda.

Pasti bunda juga sering melihat rapor anak seusai pembagian, tapi kadang hanya melihatnya saja, atau jika dapat ranking ya sudah dibiarkan saja.

Padahal mengetahui kemampuan, kecerdasaan, potensi anak sangat penting juga, karena bisa dikembangkan dan didukung agar lebih maju dan lebih sukses nantinya.

Akun Diana Agustin, menuliskan ilmu yang sangat berguna dan bermanfaat bagi bunda yang ingin mejadikan anaknya sukses nanti.

Seperti ini tulisan asli Diana Agustin yang diunggah di akun miliknya

Akhir bulan Desember adalah penerimaan raport buat para putra-putri kita.

Saya ikut bahagia di hari yang penuh ceria ini , dan ijinkan saya berbagi tips buat bapak ibu semua.

Tips berikut barangkali memiliki sudut pandang yang mungkin berbeda. Namun jika perspektifnya sama, alhamdulillah.

Yang utama semoga bermanfaat untuk kita semua.

Raport adalah *Progress Report Pembelajaran* laporan perkembangan ananda selama satu semester dalam menempuh seperangkat materi pelajaran dan *BUKAN hasil akhir*

Oleh karenanya saat menerima raport lakukan hal2 berikut :

1. *Tutup raport* terlebih dulu ! Tanyakan kpd ananda Pelajaran apa yg ia sukai dan siapakah guru yg ia sukai.

Ini akan berpengaruh terhadap nilai di dalam raport.

Belajar adalah hasil kerja mental emosional (EQ) yg kemudian mengarahkan kemampuan kognitif nya (IQ) untuk meresponnya untuk memperoleh nilai2 belajar.

2. *Buka raport.* Fokus kepada nilai TERTINGGI yg ada di raport.

Coba cek adakah signifikansi dg pelajaran yg diminati anak dan guru nya yg dia sukai.

Sekali lagi

*FOKUS lah kepada NILAI TERTINGGI* karena disitulah *KELEBIHAN* ananda. Itulah Anugerah terindah dari Tuhan Alloh yg diberikan. Terima dan Syukuri !

Berikan senyuman dan ucapan dg kalimat yg berisi pujian, apresiasi dan penghargaan dg tulus kpd ananda atas prestasinya.

3. *Perhatikan nilai nilai yg tertinggi dan nilai nilai pelajaran yg rendah.*

Perhatikan pembagian secara sederhana untuk memudahkan memetakan Oka (otak kanan) dan Oki (otak kiri)

kelompok pelajaran *otak kiri* (matematika, IPA/sains, fisika, kimia, biologi, teknik dll)

*Otak Kanan* ( bahasa, seni,IPS,)

Jika Ananda dominannya di Oki maka arahkan nantinya ke jurusan sesuai bidang Otak kiri. Demikian sebaliknya.

Raport Ini juga bermanfaat u deteksi kecerdasan sekaligus penjurusan !!!

Jangan sekali kali memaksakan anak yg dominan di pelajaran otak kanan, misalnya, untuk kuliah / sekolah menengah di jurusan golongan otak kiri semisal Matematika, IPA , kedokteran, teknik dll .

Selain kasihan kepada anak, karena menjadi beban, juga kecerdasan anak memang bukan disitu,akhirnya hasilnya/prestasiny menjadi kurang maksimal.

4. *Tanyakan kepada ananda, nilai pelajaran apa yg rendah, mengapa bisa terjadi dan bagaimana solusinya untuk selanjutnya !*

Ini sekaligus berguna bagi penguatan fondasi jiwa dan mental anak.

Melatih anak agar ia menerima diri apa adanya. Memaafkan diri dan ikhlas atas kekurangan kita sbg hamba Alloh yg lemah, kurang, sehingga memotivasi diri untuk memperbaiki.

Kecerdasan spiritual (SQ) dan keimanan yg kokoh dibangun dg melihat diri bahwa manusia memiliki sekian banyak KELEBIHAN sekaligus KELEMAHANNYA…!

Maka latihlah ananda untuk belajar menerima diri apa adanya.

5. *Jangan sekali kali MEMBANDING BANDINGKAN dg anak lain!* Karena anak anda adalah unik, berbeda dan HANYA SATU DI DUNIA tidak ada duanya.

Alloh sdh memberi Fitroh terbaik !
bakat, minat, kecerdasan, modalitas belajar dan potensi yg khas yg berbeda dg anak lain.

So Jangan dibandingkan !!! Karena putra putri Anda Tidak ada bandinganya.

Tulisan dari sahabat berikut ini juga layak untuk diperhatikan :

1. BERHENTILAH anda memamerkan ranking puta-putri anda!

Yang TERPENTING dari Pendidikan itu BUKAN ranking.

Hakekat dari pendidikan itu adalah menjadikan anak anda:

• mencintai aktivitas membaca untuk mencari pengetahuan
• bisa berpikir logis
• tahu nilai-2 benar & salah
• mampu mengembangkan bakatnya, dan
• punya semangat juang untuk mewujudkan apa yang dia inginkan secara disiplin & konsisten.

2. BERHENTILAH anda menjadikan ranking putra-putri sebagai kunci dari keberhasilan !

Ketika kita menjadikan ranking sebagai bukti keberhasilan pada anak kita, dampak terbesar adalah pada titik itulah kita berfokus. Kenyataannya TIDAK !!

• Saat anak anda mencintai membaca maka mereka menguasai banyak pengetahuan, tidak peduli apakah mereka punya ranking baik atau buruk.

• Saat anak anda bisa bepikir logis maka mereka akan mampu membangun visi dan impian mereka. Visi dan impian mereka itu tidak bisa dinilai per semester atau per semester untuk diperbandingkan antara anak satu dengan anak lainnya.

• Saat anak anda tahu mana nilai yang benar dan mana yang salah maka mereka akan punya integritas

• Saat mereka mengenal bakat mereka yang sesungguhnya maka mereka akan mampu menghasilkan karya dan dedikasi yang terbaik

• Saat anak anda punya semangat juang maka itulah kunci sejatinya kesuksesan hidup.
Dan ini semua tidak bisa diranking.

Jika anda fokus pada ranking maka anda akan kehilangan nilai-nilai yang hakiki dalam pendidikan.

Kalau anda harus kompromi dengan sistem pendidikan sekolah maka “kompromi” anda adalah, usahakan anak anda SELALU naik kelas dan bergairah menjalani aktivitas sekolahnya.

Terakhir, Maknai nilai raport anak anda *HANYA* sebagai *SALAH SATU* indikator untuk tahu mana titik lemahnya, mana titik unggul …

Semoga dg raportan yg bapak ibu terima, semakin memotivasi untuk tumbuh kembangnya potensi dan kecerdasan serta bakat minat ananda !

Raportan bukan Raport Amal Baik dan Buruk Hari Akhir, bukan!!!

Buku Raport ananda bukan catatan amal baik dan buruk hari akhir nanti, yg tidak bisa diperbaiki.

Raport bukan hasil akhir, ia adalah catatan hasil belajar ananda yg masih bisa dievaluasi dan diperbaiki !

Semoga Alloh menganugerahkan kesolehan dan berkenan mencerdaskan anak kita semua, yg mana kecerdasannya itu dijaga oleh Nya, Aamiin

*Semoga bermanfaat*

Sumber: blogshah.com

USAI SUAMINYA TEWAS KARENA DIANIAYA SISWA, HAL TAK TERDUGA TERJADI PADA ISTRI PAK GURU BUDI

Kisah guru honorer Achmad Budi Cahyanto tewas setelah dianiaya muridnya sendiri membuat dunia pendidikan bersedih. Guru mata pelajaran Seni Rupa SMA Negeri 1 Torjun, Kabupaten Sampang meninggal dunia di rumah sakit dr. Soetomo Surabaya pada Kamis (1/2/2018) malam.

Kasus itu berawal dari proses kegiatan belajar mengajar di ruang kelas XI SMA Negeri 1 Torjun, Sampang, Madura, Kamis (1/2/2018) siang. Saat itu Budi sedang mengajar mata pelajaran Seni Lukis sekitar pukul 13.00 WIB.

Pada proses mengajar, Guru Budi melihat pelaku MH tidak mendengarkan pelajaran malah asyik bermain dan menganggu teman-temannya. Karena geram melihat MH menganggu dengan mencoret-coret lukisan temannya, Pak Guru Budi kemudian menegur MH agar tak mengulangi perbuatannya. Bukannya sadar, perilaku MH malah kian menjadi-menjadi.

Budi kemudian menindak siswa itu dengan mencoret bagian pipi pelaku dengan cat lukis. Ia tak melakukan hukuman fisik atau kekerasan. Ia hanya mencoret pipi pelaku karena mengganggu temannya melukis. Tak terima, MH nekat memukul dan mencekik Pak Guru Budi.

Pertikaian ini sempat dilerai oleh siswa lain di kelas tersebut. Budi kemudian dibawa ke ruang guru dan menjelaskan perselisihan tersebut kepada kepala sekolah. Kepala sekolah lalu mempersilahkan korban pulang lantaran tak ada luka di tubuh korban. Setelah sampai di rumah, Budi mengeluh sakit di leher.

Menurut pengakuan sang istri, Budi sempat muntah dan pingsan. Ia lalu dilarikan ke rumah sakit.

Pada Kamis malam, pukul 21.40 WIB, Budi meninggal dunia di RSUD Dr Soetomo setelah menderita luka parah mati batang otak. Guru Budi langsung dimakankan pada Jumat (2/2/2018).

Ucapan dukacita terus mengalir untuk keluarga Guru Budi dari pejabat hingga netizen di dunia maya. Salah satunya ditunjukkan oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah (Ditjen Dikdasmen), Hamid Muhammad.

Ia datang ke rumah duka sehari setelah hari pemakaman Guru Budi, Sabtu (3/2/2018). Hamid hadir untuk memberikan dukungan moral kepada keluarga guru Budi. Dalam sambutannya, Hamid menyesalkan insiden nahas yang mencoreng tradisi pendidikan di Sampang Madura.

“Madura memiliki filosofi Bapak Bebu Guru Ratoh, dimana menempatkan guru pada penghormatan tinggi, namun kini sudah berubah karena pergeseran nilai,” kata Hamid, Senin (5/2/2018).

Hamid juga menambahkan pemerintah akan memberikan beasiswa khusus bagi Istri guru Budi, Sianit Sinta dan calon anak Budi. Selain itu guru Budi akan diangkat jadi pegawai negeri sipil.

“Rencananya kami akan melakukan pengangkatan PNS istimewa, namun setelah dikaji dan diskusi dengan semua pihak tidak memungkinkan, paling mungkin adalah memberikan beasiswa bagi calon anak Pak Budi,” kata Hamid.

Kabar ini kemudian menyebarluas di media. Netizen merasa terharu dengan keluarga Budi yang ditinggalkan almarhum.

Sumber: blogshah.com