Kisah Perempuan Berhijab Bersihkan Puing Patung Yesus di Gereja Bedog

Penyerangan di Gereja Santa Lidwina Stasi Bedog, Sleman, Yogyakarta pada Minggu (11/2) menggegerkan publik. Insiden itu menambah daftar intoleransi dan kekerasan yang memakan korban lintas agama.

Seorang pria berparang bernama Suliyono menyerang gereja ketika misa diselenggarakan. Akibatnya, 4 orang –termasuk Romo Prier– luka-luka akibat ayunan parang dari pelaku.

Namun pagi ini, sekitar pukul 07.30 WIB, Senin (11/2), sebuah foto memperlihatkan seorang perempuan berhijab yang sedang membersihkan puing patung Yesus yang sempat dirusak pelaku.
Diketahui perempuan tersebut bernama Sri Jiharsani. Ia merupakan warga setempat yang tengah melihat kondisi gereja pasca kejadian.

“Dari polisi udah boleh membersihkan sekitar gereja. Kemudian umat gereja yang bersih-bersih sejak pagi. Awalnya itu ibu sama suaminya mau lihat aja,” ujar Otoy kepada kumparan (kumparan.com).

Otoy adalah saksi mata yang mengambil foto perempuan berhijab tersebut.

Keterangan yang Otoy dapat dari Sri Jiharsani, perempuan berhijab itu tengah melintas, lalu mampir dan menawarkan diri untuk membantu umat gereja yang sedang membersihkan tempat ibadahnya. Ia dengan suka rela menyapu puing patung Yesus yang berada di altar gereja. Foto Sri Jiharsani menyapu ini kemudian menyebar di berbagai grup WhatsApp.

Sebelumnya, Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta Sri Sultan Hamengku Buwono X menyesalkan kejadian yang dialami warganya.

“Saya tidak memahami dan tidak mengerti kenapa ada perbuatan yang keji tanpa ada rasa kemanusiaan. Jelas itu bukan karakter kita warga Yogyakarta,” kata Sultan, dilansir Antara.

Sumber : Kumparan